Sebelum Hilang Kontak di Babel, Helikopter Polri Sempat Tembus Awan CB

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Awan hitam Cumulonimbus bergelayut di langit Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Selasa (22/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Rahmad
zoom-in-whitePerbesar
Awan hitam Cumulonimbus bergelayut di langit Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Selasa (22/10/2019). Foto: ANTARA FOTO/Rahmad

Helikopter Polri registrasi P-1103 hilang kontak di Perairan Bangka Belitung, pada Minggu (27/11) siang.

Helikopter tipe NBO 105 yang membawa 4 kru itu dinyatakan hilang kontak setelah menerjang awan cumulonimbus (CB) dalam penerbangan dari Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, menuju Tanjung Pandan, Bangka Belitung.

Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto mengatakan, helikopter P-1103 terakhir termonitor pada radial 094 inbound 38 DME to TPN altitude 3.500 ft.

"Cuaca/weather saat itu tampak awan CB sudah terbentuk dan sudah turun hujan pada jalur penerbangan," kata Arief kepada wartawan.

"Posisi dan komunikasi terakhir helikopter P-1103 dengan P-1113 pada saat sedang menembus awan/CB," lanjut dia.

Berikut identitas dari 4 kru tersebut:

  1. Capt pilot: AKP Arif Rahman Saleh

  2. Co pilot: Briptu Lasminto

  3. Mekanik 1: Aipda Joko M

  4. Mekanik 2: Bripda Anam

kumparan post embed

Arief menjelaskan, pilot helikopter P-1113 mengambil keputusan untuk naik ke ketinggian 5.000 kaki. Sedangkan pilot helikopter P-1103 mengambil keputusan turun menuju ketinggian 3.500 kaki.

"Pada Pukul 14:00 WIB Captain Pilot Helikopter P-1113 berusaha memanggil crew Helikopter P-1103 melalui frekuensi radio helikopter namun tidak ada jawaban," ucap Arief.

Pukul 14.24 WIB, captain pilot helikopter P-1113 setelah landing di Bandara Tanjung Pandan dan cek posisi helikopter P-1103 di Tower, melaporkan P-1103 hilang kontak.

"Malam ini diberangkatkan Tim SAR darat dan laut untuk melakukan operasi pencarian," ucap Arief.

Lebih lanjut, Arief mengatakan besok Senin (28/11), ia bersama Kakorp Pol Airud, Kakorp Binmas dan Dir Pol Air akan berangkat ke Tanjung Pandan untuk melakukan pengecekan dan memimpin pencarian.