Sebut Punya Pengalaman Panjang soal Makan Bergizi Gratis, Jepang Ingin Bantu RI

Jepang mempunyai keinginan untuk terlibat dalam memastikan kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto. Salah satu keterlibatan Jepang yang dapat dijajaki yakni terkait pasokan makanan ke sekolah.
Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, mengatakan Indonesia dan Jepang telah bekerja sama dalam proyek irigasi pertanian hingga perikanan. Semua proyek yang telah dikerjasamakan itu, kata dia, dapat dikombinasikan dengan program MBG.
"Kita punya contoh fasilitas pelabuhan perikanan yang baik, ikan itu dapat digunakan untuk makanan gratis, sekolah di sekitarnya. Jadi, itu ide kasar kami. Jadi, kami terus bekerja sama dengan orang Indonesia, dan itu juga dapat berkontribusi pada program makanan gratis," kata dia di Kedutaan Besar Jepang, Kamis (5/6).
Jepang, sambung Masaki, mempunyai pengalaman yang mumpuni dalam memberikan makanan bergizi bagi anak sekolah. Sistem distribusi makan bergizi bagi anak sekolah yang sudah sejak lama dipakai oleh Jepang dapat diterapkan di Indonesia.
"Jepang memiliki pengalaman yang sangat panjang karena setelah perang, kami memiliki masalah serius tentang terhambatnya pertumbuhan anak-anak dan sebagainya. Jadi, kami membuat sistem makanan gratis di sekolah untuk menyelesaikan masalah tersebut," jelas dia.
Masaki pun menambahkan, bahwa makan bergizi gratis bukan hanya soal mendistribusikan makanan ke anak sekolah tapi juga memastikan makanan yang dimakan benar-benar bergizi.
"Ini rumit karena, Anda tahu, ini bukan hanya menyediakan makanan. Kami membutuhkan sistem untuk membuat makanan yang benar-benar sehat," kata dia.
