Secret Service Siap Jalani Investigasi Independen Imbas Penembakan Donald Trump
ยทwaktu baca 2 menit

Secret Service memastikan siap bekerja sama dengan investigator independen terkait penembakan terhadap capres Partai Republik Donald Trump akhir pekan lalu. Badan keamanan itu menuai kritik karena dituding kecolongan menjaga Trump.
Eks Presiden AS tersebut berhasil selamat dari upaya pembunuhan, yang dilakukan pada kampanye akbar di Pennsylvania. Akan tetapi, kritikan kepada badan bertanggung jawab terhadap keamanan presiden dan mantan presiden semakin deras datang dari berbagai pihak.
Bahkan kini muncul tuntutan investigasi independen. Secret Service memastikan siap menjalani itu.
"Secret Service bekerja dengan semua yang terkait dari federal, negara bagian, badan lokal demi mengetahui apa yang terjadi dan bagaimana kami bisa mencegah insiden seperti ini kembali terulang," ucap Direktur Secret Service, Kimberly Cheatle, seperti dikutip dari AFP.
"Kami mengerti pentingnya tinjauan independen yang diumumkan Presiden (Joe) Biden kemarin dan kami akan berpartisipasi penuh," sambung dia.
Biden saat diwawancarai NBC Senin (15/7) waktu setempat, mengakui merasa aman di bawah penjagaan Secret Service. Akan tetapi kejadian menimpa Trump membuat berbagai pertanyaan datang ke dirinya.
Salah satunya perlunya penguatan antisipasi bagi pihak-pihak yang dijaga oleh Secret Service.
Biden pun sudah memerintahkan Secret Service menjaga calon independen Robert F. Kennedy Jr alias RFK Jr โ keponakan mantan Presiden AS John F. Kennedy (JFK). Pengacara lingkungan itu tidak punya kesempatan menang pemilu AS tapi kehadirannya diprediksi berbagai pihak akan berimbas pada sejumlah swing states di AS.
Trump memuji diberi penjagaan kepada Kennedy. Menurut Trump ada alasan historis kenapa Kennedy patut pula dijaga Secret Service.
"Mengingat sejarah keluarga Kennedy, ini jelas tindakan yang benar untuk dilakukan," ucap Trump lewat unggahan di sosial media Truth.
