Sederet Keanehan Rumah di Sleman yang Disebut Diganggu Makhluk Gaib

27 Juli 2022 16:22
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi rumah hantu. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumah hantu. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Sebuah rumah di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman disebut diganggu makhluk gaib di siang bolong. Sederet keanehan pun terjadi di rumah tersebut.
ADVERTISEMENT
Heri Marlopo, tetangga sekaligus perwakilan keluarga rumah milik Ibu berinisial A itu, menceritakan apa yang terjadi di rumah yang dihuni sembilan orang ini.
Barang-barang di rumah pecah
Marlopo mengatakan gangguan makhluk gaib ini terjadi sejak 3 minggu belakangan ini. Sebelumnya, gangguan sempat terjadi 4 tahun lalu tapi muncul kembali.
"Gangguan dari makhluk halus yang sudah mengganggu memindahkan barang-barang atau memecahkan barang-barang pecah belah," kata Marlopo ditemui di rumahnya, Rabu (27/7/2022).
Kondisi barang yang pecah diduga akibat gangguan makhluk gaib di sebuah rumah di Sleman, Rabu (27/7/2022). Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi barang yang pecah diduga akibat gangguan makhluk gaib di sebuah rumah di Sleman, Rabu (27/7/2022). Foto: Dok. Pribadi
Kondisi barang yang pecah diduga akibat gangguan makhluk gaib di sebuah rumah di Sleman, Rabu (27/7/2022). Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi barang yang pecah diduga akibat gangguan makhluk gaib di sebuah rumah di Sleman, Rabu (27/7/2022). Foto: Dok. Pribadi
"Memecahkan barang pecah belah seperti gelas, piring, gerabah, sama ornamen yang tergantung di tembok," katanya.
Pecahan dari barang-barang itu menurut Marlopo sebuah kejadian nyata. Barang tersebut menghamtam seperti tembok, jendela, atau bagian yang keras. Namun tak terlihat siapa yang melakukan, benda-benda itu seperti melayang.
ADVERTISEMENT
Pisau dapur berpindah ke tempat tidur
Keanehan lain menurut Marlopo adalah berpindahnya pisau dapur ke tempat tidur. Gangguan makhluk gaib ini pun menurut Marlopo bisa mengganggu keamanan penghuni rumah
"Sama taruh pisau di tempat tidur," katanya.
Sejumlah barang disembunyikan
Beberapa barang juga disembunyikan oleh diduga makhluk gaib tersebut. Barang-barang itu mulai dari kunci mobil hingga handphone.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Handphone disembunyikan (makhluk gaib). Sama menantunya dicari pakai alat digital ternyata adanya di lemari setelah dibuka dibungkus dengan kain-kain yang tidak pernah dipakai. Jadi diumpetin. Diumpetin di mukena kalau tidak salah," katanya.
Kondisi barang yang pecah diduga akibat gangguan makhluk gaib di sebuah rumah di Sleman, Rabu (27/7/2022). Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi barang yang pecah diduga akibat gangguan makhluk gaib di sebuah rumah di Sleman, Rabu (27/7/2022). Foto: Dok. Pribadi
Botol kecap tumpah di kasur
Keanehan lain juga masih terjadi pagi tadi Rabu (27/7), Marlopo mengatakan makhluk gaib itu menumpahkan botol kecap di kasur.
ADVERTISEMENT
"Terakhir tadi pagi, menumpahkan botol kecap di kasur sama di lantai. Gangguan makhluk gaib ini juga masih terjadi pada pagi hari tadi," katanya.
Mengunci kamar mandi dari luar
Gangguan juga dirasakan penghuni rumah. Seperti yang dialami oleh menantu dari pemilik rumah. Dia sempat terkunci saat berada di dalam kamar mandi.
"Kemudian kemarin menantunya lagi mandi terkunci dari luar. Bahkan saat mau pergi di dalam mobil dilempar dengan lipstik," katanya.
Tak pernah muncul penampakan
Anehnya, selain keanehan-keanehan itu, para penghuni rumah tidak pernah melihat adanya 'penampakan".
"Penampakan sampai hari ini tidak. Tapi perasaan merinding setelah kejadian ada," katanya.
Marlopo mengatakan bahwa penghuni rumah selama ini tak memiliki masalah dengan siapa pun dan merupakan orang baik. Sementara rumah ini dihuni sejak 2005 silam dan dahulu merupakan persawahan.
ADVERTISEMENT
Tidak ada penghuni rumah yang menjadi korban dari makhluk tak kasat mata ini. Namun, penghuni rumah berharap gangguan ini bisa segera teratasi.
"Penanganannya sampai hari ini kita kemarin sudah melapor ke RT RW sama Bapak RW sudah konsolidasi sama Kaum desa," katanya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020