Sederet Titik Banjir di Tangerang dan Tangsel
ยทwaktu baca 3 menit

BPBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat 7 titik banjir akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah setempat, Minggu (6/7).
Komandan Regu Satgas BPBD Kota Tangsel, Dian Wiriyawan mengatakan, banjir diakbitkan adanya luapan dari saluran air setempat setelah tingginya curah hujan.
"Hujan cukup deras sehingga saluran airnya meluap dan ada 7 titik yang banjir dengan ketinggian bervariasi mulai dari 15 sampai 80 sentimeter," katanya.
Dari 7 titik tersebut, terdiri dari jalan dan pemukiman warga. Terdata 1.040 kepala keluarga yang terdampak banjir.
"Ada 1.040 kepala keluarga yang terdampak banjir, dan dalam penanganan telah diterjunkan tim untuk membantu evakuasi," ujarnya.
Berikut data banjir di Kota Tangerang Selatan.
1.Jalan Raya Graha Raya, Kelurahan Pakujaya
Ketinggian 30 sentimeter
Penyebab luapan saluran drainase kali
2.Kayu Gede 1, RW 04 Kelurahan Pakujaya
Ketinggian 100 sentimeter
Penyebab luapan saluran drainase
Terdampak 120 kepala keluarga
3.Sekitar puskesmas dan Kelurahan Pakualaman RW 12
Ketinggian 50 sentimeter
Penyebab luapan drainase
Terdampak 120 kepala keluarga
4. Kampung Tembol, Kelurahan Rempoa
Ketinggian 35 sentimeter
Penyebab luapnya air dari kali di daerah cekungan Mangkok
Terdampak 80 kepala keluarga
5.RW 09 dan RW 10, Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur.
Ketinggian 15 sentimeter
Penyebab luapan air kali
Terdampak 200 kepala keluarga
6.Perum Taman Mangu, Kelurahan Pondok Aren
Kelurahan 6 sentimeter
Penyebab luapa air kali tikungan
Terdampak 40 kepala keluarga
7.Griya Sutera RW 06, Kelurahan Paku Alam
Ketinggian 80 sentimeter
Penyebab luapan air kali
Terdampak 280 kepala keluarga.
Banjir di Tangerang
Sementara itu luapan air Sungai Cisadane akibat curah hujan yang tinggi, mengakibatkan ratusan rumah di Kampung Cirumpak, Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupate Tangerang terendam banjir.
Air merendam rumah warga sejak pukul 05.00 WIB, dengan ketinggian 40 sampai 50 sentimeter yang mana hingga kini, volume air masih terus meningkat.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat mengatakan, terdapat 702 rumah dengan 2.275 jiwa terdampak banjir dan beberapa diantaranya harus dievakuasi.
"Banjir terjadi di Teluknaga sejak subuh tadi, atau pukul 05.00 WIB air mulai masuk ke rumah warga. Ketinggian air bervariasi mulai 40 sampai 50 sentimeter, yang mana hal ini karena adanya luapan Sungai Cisadane," katanya.
Dalam proses penanggulanan, petugas etempat menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan proses evakuasi khususnya bagi para lansia, wanita hamil dan anak-anak.
"Tadi ada beberapa yang dibawa ke lokasi lebih aman, namun ada juga yang tetap bertahan di rumah masing-masing. Tapi, kami imbau bila air makin tinggi, warga bersedia untuk mengevakuasi diri," ujarnya.
Pihaknya juga mendata, kebutuhan para korban banjir saat ini mulai dari logistik seperti makanan dan minuman, air bersih, hingga obat-obatan.
"Ada beberapa kebutuhan yang kami catat dan kami akan melakukan koordinasi untuk segera pendistribusian," ungkapnya
