Kumparan Logo
Banjir, KRL Commuterline
Jalur rel yang terendam banjir di Stasiun KA Sudirman, Menteng, Jakarta, Rabu (1/1/2020).

Sejumlah Rute KRL Masih Tergenang 15-20 Cm, Belum Beroperasi Normal

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu rangkaian KRL Commuterline melintas perlahan pada jalur rel yang terendam banjir di Stasiun KA Sudirman, Menteng, Jakarta, Rabu (1/1/2020). Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu rangkaian KRL Commuterline melintas perlahan pada jalur rel yang terendam banjir di Stasiun KA Sudirman, Menteng, Jakarta, Rabu (1/1/2020). Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Perjalanan KRL hari ini, Kamis (2/1), di sejumlah rute masih mengalami gangguan akibat banjir. Misalnya, untuk perjalanan KRL Commuter Line dari Tangerang hanya sampai Stasiun Batu Ceper.

"Perjalanan kereta api, seperti di lintas Tangerang - Duri, belum dapat beroperasi penuh karena terdapat genangan air di antara Batu Ceper - Rawa Buaya dengan ketinggian sekitar 20 cm di atas kop rel," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, dalam keterangannya.

Jalur rel yang terendam banjir di Stasiun KA Sudirman, Menteng, Jakarta, Rabu (1/1/2020). Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Sedangkan jalur rel antara Kampung Bandan-Kemayoran di KM 3+1/2 masih tergenang air setinggi 15 cm. Sehingga berdampak pada perjalanan KA dari dua arah, baik dari Jatinegara maupun Bogor.

"Kondisi tersebut berdampak pada perjalanan KA lintas Jatinegara - Bogor dan sebaliknya. Dari arah Bogor hanya dapat beroperasi sampai dengan Stasiun Kampung Bandan," ujar dia.

Sejumlah jalur KRL lainnya masih bisa beroperasi namun dibatasi kecepatannya 40 km/jam. Seperti jalur Citayam-Bojong KM 41 dan relasi Bekasi-Tambun.

Salah satu rangkaian KRL Commuterline melintas perlahan pada jalur rel yang terendam banjir di Stasiun KA Sudirman, Menteng, Jakarta, Rabu (1/1/2020). Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

"Jembatan rel KA di KM 26 antara Bekasi - Tambun, mengingat ketinggian air kali sudah mencapai sekitar 150 cm di bawah kop rel. Dengan adanya pembatasan kecepatan tersebut, maka akan terdapat waktu tempuh KA yang lebih panjang," jelasnya.

Sementara itu, Eva memastikan perjalanan KA jarak jauh dari keberangkatan Stasiun Gambir, Pasar Senen, dan Jakarta Kota tetap berlangsung normal. Sampai saat ini, tim prasarana PT KAI Daop 1 masih terus menangani genangan air di jalur KA agar bisa kembali normal.

"PT KAI Daop 1 Jakarta mengucapkan permohonan maaf atas kondisi sejumlah prasarana jalur rel yang belum dapat dioperasikan normal sepenuhnya dampak genangan air," tutupnya.