Sekda DKI: Revitalisasi Supaya Monas Berkelas, seperti Menara Eiffel

kumparanNEWSverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di lokasi revitalisasi Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Rabu (29/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di lokasi revitalisasi Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Rabu (29/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Proyek revitalisasi Monas masih disetop menunggu surat izin dari Menteri Sekretariat Negara Pratikno selaku Komisi Pengarah. Padahal, proyek tersebut sudah berjalan lebih dari setengah jalan.

Sekda DKI Jakarta Saefullah meyakinkan proyek Monas yang tengah dikerjakan akan memiliki akhir yang bagus. Menurutnya, Monas dengan desain yang tengah dikerjakan saat ini dirancang agar tak kalah dengan negara lain, seperti menara Eiffel di Prancis.

"Jadi ini betul-betul kita ingin ada kenyamanan bagi pengunjung Monas. Baik yang datang dari Jakarta sendiri, luar Jakarta, mungkin juga turis mancanegara yang datang, supaya berkelas Monas. Jadi kalau datang ke merdeka Selatan, mana sih Monas? Eh itu. Kayak menara Eiffel gitu," kata Saefullah di Balai Kota, Jakarta, Kamis (30/1).

Suasana revitalisai Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Rabu (29/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Dia mengatakan revitalisasi Monas akan membuat Monas terlihat dari sudut yang paling tengah. Sehingga pemandangan Monas bisa terlihat jelas.

Saefullah pun menegaskan yang dibangun di tengah pelataran Monas bukan mal, melainkan pelataran untuk upacara.

"Sehingga dapat keindahan dari sudut selatan kan sentral itu selasar itu. Jadi bukan plaza. Kalau plaza itu Plaza Sudirman, Plaza Thamrin. Bukan mal, itu bukan sama sekali," tambahnya.

Suasana di lokasi revitalisasi Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Rabu (29/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Sebelumnya, kontraktor pemenang tender revitalisasi Monas, PT Bahana Prima Nusantara, menjelaskan rancangan di sisi selatan Monas yang tengah mereka kerjakan akan dibangun sebuah kolam dan lapangan plaza untuk upacara.

"Yang dikerjakan di situ ada kolam, ada lokasi upacara, plaza upacara. Monas kan selama ini kan enggak ada itu, kalau upacara bikin panggung. Nah, yang kita kerjakan ini istilahnya paten, bukan Pemda aja yang pakai, mungkin (Pemerintah) Pusat bisa pakai," kata Dirut PT Bahana, Muhidin Shaleh, kepada wartawan di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (23/1).

Suasana di lokasi revitalisasi Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Rabu (29/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Suasana revitalisai Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Rabu (29/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Suasana revitalisai Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Rabu (29/1). Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan
kumparan post embed