kumparan
11 November 2019 10:38

Sekjen NasDem Nilai Kritik Rio Capella soal 'Restoran Politik' Masukan

Pendiri Partai Nasdem Patrice Rio Capella memberikan keterangan pers terkait maslah terkini Partai Nasdem di Jakarta, Minggu (10/11/2019). Foto: ANTARA FOTO/Aprilio Akbar
Sekjen NasDem Johnny G Plate menanggapi kritik Patrice Rio Capella yang mengatakan partainya kini telah berubah menjadi restoran politik. Patrice adalah mantan sekjen partai besutan Surya Paloh itu.
ADVERTISEMENT
Plate menanggapi positif kritik Patrice. Dia juga berterima kasih atas kritik yang disampaikan Patrice.
"Terima kasih atas semua masukan dan kritik. Kami sangat terbuka terhadap masukan dari siapa pun karena semua masukan kami yakini akan menjadikan kami menjadi lebih baik," kata Plate dalam keterangannya, Senin (11/11)
Dia menjelaskan, gerakan perubahan restorasi Indonesia yang dikritik Rio sudah melenceng. Menurutnya, apa yang disampaikan Surya Paloh sudah jelas saat pembukaan Kongres, Jumat (8/11) lalu.
"Misi NasDem adalah agar semua potensi yang dimilki anak negeri ini disatukan. Kita adalah saudara sebangsa dan setanah air tanpa kita pikir latar belakang," katanya.
Dilanjutkan Plate, bagi NasDem, syarat utama yang harus dihadirkan oleh semua elemen masyarakat. Yaitu, menyatukan semangat semua elite partai politik untuk mencapai cita-cita bersatu.
ADVERTISEMENT
Sehingga, menurut Plate, tak ada yang salah dengan pertemuan NasDem dengan PKs yang dilakukan beberapa waktu lalu.
"Harus kita singkirkan hal-hal yang dapat memporak-porandakan persatuan kita. Maka perlu komunikasi politik yang cair, tanpa sekat hambatan di antara partai pengusung Presiden Jokowi yang ada di dalam pemerintah maupun dengan partai yang berada di luar pemerintah," sebutnya.
Sekjen DPP Partai Nasdem Johnny G Plate saat konferensi pers menjelang Kongres II di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Rabu (6/11/2019). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Lebih jauh, Plate menegaskan, NasDem ingin dikenang sebagai parpol yang konsisten. Bukan menggunakan pendekatan yang rasional semata dalam politik, tetapi juga mempertajam hati dan nurani sebagai partai politik.
"Kami mau dikenang sebagai parpol yang konsisten. Bangsa ini sudah capek dengan segala intrik yang mengundang sinisme dan curiga serta intrik. Berkunjung kepada kawan menimbulkan kecurigaan. Rangkulan dimaknai dengan tafsir dan dicurigai. Ini menunjukkan tingkat diskursus politik picisan," tandasnya.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Patrice Rio Capella menggelar konferensi Pers terkait sikapnya sebagai salah satu pendiri NasDem. Ia menilai saat ini NasDem bukan lagi partai yang memperjuangkan hak rakyat.
NasDem, katanya, saat ini lebih seperti sebuah restoran politik.
"Partai NasDem yang awalnya mengusung salam perubahan restorasi Indonesia, sekarang ini sudah benar-benar berubah jadi restoran politik," kata Patrice di sebuah restoran di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (10/11).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan