Sekolah di Amerika Serikat Larang Siswanya Kenakan Legging dan Tanktop

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Sekolah Anak dengan Kurikulum Cambridge International. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sekolah Anak dengan Kurikulum Cambridge International. (Foto: Thinkstock)

Salah satu sekolah di kota Kenosha, Wisconsin, Amerika Serikat mendapat kecaman karena diduga menghukum pelajar perempuan yang menggunakan tanktop dan legging (celana ketat) yoga saat berada di kelas. Pihak sekolah membantah tuduhan diskriminasi terhadap siswa perempuan yang mengenakan pakaian santai itu.

Dilansir dari AFP, Rabu (12/9), sekolah di wilayah Kenosha telah membatalkan larangan celana legging dan tanktop pada Maret lalu. Keputusan dibuat ditengah protes yang menyebut peraturan itu tidaklah proposional bagi pelajar perempuan.

Sedangkan kelompok hak asasi American Civil Liberties Union (ACLU) mengatakan larangan yang telah dibatalkan itu, masih diberlakukan secara selektif. Mereka mencontohkan masih terdapat beberapa kasus pelajar perempuan dipulangkan karena pemilihan pakaiannya.

"ACLU menerima laporan bahwa aturan berpakaian masih secara selektif ditegakkan terhadap siswa perempuan dengan cara yang memperkuat stereotipe seks diskriminatif," kata organisasi itu dalam sebuah pernyataan. Mere berpendapat pedoman yang tidak jelas mengancam hak-hak siswa.

Selain itu, ACLU juga mengirimkan daftar rekomendasi kepada sekolah di Kenosha untuk memastikan setiap siswa dilindungi dari diskriminasi, pelecehan dan perlakuan direndahkan. Menurut ACLU, apabila rekomendasi itu tidak dilakukan, siswa perempuan akan kehilangan banyak waktu belajar karena kesalahan penggunaan pakaian.

"Tanpa perubahan ini, siswa perempuan akan terus secara tidak proporsional kehilangan waktu di kelas karena pelanggaran kode pakaian kecil," kata Emma Roth dari ACLU.

Sedangkan pihak sekolah memastikan telah membentuk kebijakan yang adil bagi seluruh siswanya. "Kami telah mengambil langkah-langkah yang wajar untuk memastikan bahwa kebijakan kode busana siswa adil dalam penegakannya," kata sekolah di kota itu.