Sekolah Diliburkan karena Corona, Disdik DKI Buat Panduan Belajar Jarak Jauh

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi sekolah dasar. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sekolah dasar. Foto: Shutter Stock

Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengeluarkan panduan pembelajaran jarak jauh untuk guru. Panduan tersebut diterbitkan setelah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengumumkan meliburkan seluruh sekolah selama dua pekan untuk mengantisipasi corona.

Panduan tersebut kumparan terima dari Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Susi Nurhati, pada Minggu (15/3). Berikut isi panduan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta terkait pembelajaran jarak jauh.

  1. Memilih platfrom aplikasi pembelajaran berbasis digital, seperti Rumah Belajar, SiPintar, atau Google Classroom.

  2. Membuka laman platform yang dipilih

  3. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

    • Melakukan pendaftaran pada laman tersebut hingga dapat mengakses program pembelajaran

    • Merumuskan tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran sampai dengan evaluasinya

    • Guru/tutor dalam program pendidikan kesetaraan (Paket A, Paket B, Paket C memilih kontak materi dan memasukkannya ke dalam sistem pembelajaran berbasis digital

    • Bagi guru/tutor yang belum siap menggunakan pembelajaran berbasis digital dapat bergabung pada KKG (Kelompok Kerja Guru)/MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) dan forum tutor dengan pendampingan integrasi digital

    • Melakukan pemantauan proses pembelajaran sesuai dengan jadwal pembelajaran yang berlaku di Satuan Pendidikan

embed from external kumparan

Sementara itu, Anies mengingatkan orang tua agar mengawasi anak-anaknya agar tidak bepergian. Ia menegaskan, ditiadakannya kegiatan pembelajaran di sekolah bukan sebagai liburan.

"Ditiadakannya kegiatan belajar di sekolah, ditiadakannya perkuliahan di kampus jangan dianggap masa sebagai liburan. Tujuannya agar semua berada di rumah," ucap Anies melalui video yang dibagikan Pemprov DKI Jakarta, Minggu (15/3).