Selain Perkosa-Bunuh Dosen, Polisi Jambi Juga Curi Motor, Mobil, Emas
·waktu baca 2 menit

Kapolda Jambi Irjen Krisno Siregar mengungkapkan bahwa kasus Anggota Polres Tebo bernama Bripda Waldi (22 tahun) bukan hanya memperkosa dan membunuh dosen perempuan berinisial EY (37).
Ada juga pencurian mobil Honda Jazz, motor Honda PCX, perhiasan emas milik korban.
"Motif pembunuhan berkaitan dengan asmara, ada pertikaian. Nah, kenapa dia sampai mencuri mobil, motor, perhiasan emas, itu masih kami dalami," kata Krisno saat dihubungi kumparan, Senin (3/11).
"Korban dipiting terus dipukul pakai gagang sapu. Kasus ini terungkap kurang dari 24 jam. Tim telah merespons dengan cepat," ujar Krisno.
Korban EY merupakan dosen sekaligus Ketua Program Studi S1 Keperawatan Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio (IAKSS) Muaro Bungo.
EY ditemukan oleh temannya yang khawatir akan keadaannya, di rumah EY di Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi.
Teman EY itu melihat pintu belakang rumah EY tidak terkunci, lalu menemukan korban di kasur dalam kondisi hanya mengenakan pakaian dalam, dengan kepala tertutup bantal dan kaki tertutup sarung.
Tubuh EY lebam di wajah, bahu, dan leher. Di bagian kepala pun ada luka.
Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono mengatakan tindakan pelaku sangat keji.
"Pelaku memang sangat jeli dan bengis, karena korban kondisinya itu sangat mengenaskan. Jadi pembunuhan, kemudian barang-barang berharga seperti mobil Jazz, motor PCX, perhiasan, itu diambil dan berusaha untuk mengaburkan (jejak) dari TKP," ujar Natalena.
"Pelaku sudah mempersiapkan dengan proses yang memang lumayan sulit, tapi alhamdulillah dalam kurang dari 1 x 24 jam kami bisa ungkap kasus tersebut," kata Natalena.
