Selain Sinopharm, RI Beli 50 Juta Vaksin CanSino untuk Vaksinasi Gotong Royong

20 Mei 2021 15:53
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, mendampingi Presiden Joko Widodo menyaksikan dimulainya vaksinasi gotong royong, Selasa (18/5). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, mendampingi Presiden Joko Widodo menyaksikan dimulainya vaksinasi gotong royong, Selasa (18/5). Foto: Dok. Istimewa
Vaksinasi gotong royong dengan vaksin Sinopharm asal China telah dimulai 18 Mei lalu. Total lebih dari 60 ribu karyawan telah menerima dosis pertama.
Ternyata, selain Sinopharm, Indonesia juga akan menggunakan vaksin lainnya. Ia adalah CanSino, yang juga pabrikan China.
"Di samping Sinopharm ada CanSino, platformnya berbeda yakni dengan adenovirus," kata Dirut Bio Farma Honesti Basyir dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis (20/5).
Total, 50 juta vaksin CanSino dipesan. Nantinya vaksin ini akan datang secara bertahap.
"Kita sudah lakukan time sheet agreement, total yang kita akan beli dari mereka 50 juta dosis. 3 juta dosis akan dikirim Juli - September dan sisanya 2 juta di Q4 2021," jelas dia.
Lantas, apakah emergency use authorization (EUA) CanSino sudah terbit?
"Status EUA-nya kita sudah masuk kan rolling admission ke BPOM. Dan kita harap sebelum vaksinnya datang kita sudah dapat EUA dari BPOM," tutup dia.