Selain Temui Menhan AS, Prabowo Bahas Kerja Sama Pertahanan dengan Pejabat Lain

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhan AS Mark T Esper berbincang dengan Menhan Prabowo dalam sebuah acara di Bangkok, 20 Agustus 2020. Foto: Twitter/@EsperDoD
zoom-in-whitePerbesar
Menhan AS Mark T Esper berbincang dengan Menhan Prabowo dalam sebuah acara di Bangkok, 20 Agustus 2020. Foto: Twitter/@EsperDoD

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat pada 15 Oktober hingga 19 Oktober. Dalam kunjungan itu, dia akan bertemu dengan beberapa pejabat bidang pertahanan AS.

Juru bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan dalam kunjungannya Prabowo masih akan melanjutkan pembicaraan terkait kerja sama pertahanan antara Amerika Serikat dan Pemerintah Indonesia.

"Pak Prabowo mulai dari tanggal 15 sampai dengan tanggal 19 beraktivitas di Amerika Serikat. Beliau akan bicara tentang kerja sama pertahanan antara Amerika Serikat dan Indonesia melanjutkan berbagai kerja sama yang sudah dilakukan selama ini," kata Dahnil dalam pernyataannya, Kamis (15/10).

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menerima.kedatangan tim penjemput alkes dari China. Foto: Dok. Humas Kemhan

Pejabat yang sudah pasti bakal ditemui Prabowo adalah Menhan AS Mark Esper. Keduanya bakal bertemu di Pentagon.

Dahnil tak merinci siapa pejabat AS lain yang akan bertemu dengan Prabowo nanti.

"Yang jelas Pak Prabowo di Amerika Serikat memenuhi undangan pemerintah Amerika Serikat, kemudian memperkuat kerja sama pertahanan antara Indonesia dengan Amerika Serikat. Bertemu dengan banyak pihak terutama terkait dengan pertahanan di Amerika Serikat," tutupnya.

embed from external kumparan

Sebelumnya, Prabowo mengatakan kunjungan ke Amerika Serikat kerena dirinya mendapat undangan.

"Ya Amerika negara penting, saya diundang. Saya harus memenuhi undangan tersebut. Walau perjalanan jauh, sekarang pandemi COVID tapi ya tetap harus hormati," kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menambahkan, dirinya juga sudah melapor kepada Presiden Jokowi terkait undangan dari AS. Jokowi pun memberikan izin agar Prabowo memenuhi undangan itu.

Selain itu, kunjungan Prabowo ke AS ini akan menjadi kunjungan historis karena sebelumnya dia sempat di-blacklist oleh AS selama 20 tahun.