Seluruh Jenazah Korban Jatuhnya SAM Air Berhasil Dievakuasi, Dibawa ke Jayapura

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenazah enam korban jatuhnya Pesawat SAM Air tiba di Lanud Silas Papare di Jayapura, Selasa (27/6). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah enam korban jatuhnya Pesawat SAM Air tiba di Lanud Silas Papare di Jayapura, Selasa (27/6). Foto: Dok. kumparan

Seluruh jenazah korban pesawat SAM Air yang jatuh di Papua Pegunungan berhasil dievakuasi. Keenam jenazah tersebut tiba di Lanud Silas Papare, Jayapura, menggunakan pesawat Sriwijaya PK - YSN, sekitar pukul 16.35 WIT, Selasa (27/6).

Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI M. Dadan Gunawan lalu melakukan serah terima jenazah kepada pihak SAM Air yang diterima oleh Direktur Utama SAM Air, Wagus Hidayat.

Jenazah enam korban jatuhnya Pesawat SAM Air tiba di Lanud Silas Papare di Jayapura, Selasa (27/6). Foto: Dok. kumparan

Dadan mengatakan, korban akan dibawa ke RS Bhayangkara untuk diidentifikasi lebih lanjut.

“Kapten Pilot almarhum Hari Permadi dan Kopilot Levi serta empat penumpang ditemukan dalam keadaan meninggal,” kata Dadan di Lanud Silas Papare.

Jenazah enam korban jatuhnya Pesawat SAM Air tiba di Lanud Silas Papare di Jayapura, Selasa (27/6). Foto: Dok. kumparan

Direktur SAM Air, Wagus Hidayat, menyatakan, pihaknya akan memfasilitasi pemulangan jenazah jika ada permintaan untuk dimakamkan ke kampung halaman.

“Korban dari Kampung Poik di Yalimo, kami akan fasilitasi jika ada permintaan,” kata Hidayat.

Pesawat Grand Caravan milik PT. Semuwa Aviasi Mandiri (SAM) dengan nomor register PK-SMW dipiloti Hari Permadi dan Kopilot Levi Murib.

Pesawat hilang kontak setelah take off dari Bandara Elelim menuju Airstrip Poik, Kabupaten Yalimo Provinsi Papua Pegunungan, untuk selanjutnya ke Ilaga di Papua Tengah, pada Jumat (23/6)

Jenazah enam korban jatuhnya Pesawat SAM Air tiba di Lanud Silas Papare di Jayapura, Selasa (27/6). Foto: Dok. kumparan

Setelah dilakukan pencarian, pesawat ditemukan jatuh di pegunungan Yalimo. Tepatnya 12 km dari Lapter Elelim Distrik Welarek, Yalimo, Papua Pegunungan.

Pesawat tersebut mengangkut empat penumpang, yakni Bartolomeus (34), Ebeth Halerohon (29), Dormina Halerohon (17), dan Kilimputni (20).