Semarak Jelang HUT 81 Kemerdekaan RI, Soekarno Cup 2026 Digelar di Surabaya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelaksanaan Soekarno Cup di Surabaya. Foto: Dok. PDIP
zoom-in-whitePerbesar
Pelaksanaan Soekarno Cup di Surabaya. Foto: Dok. PDIP

Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Turnamen sepak bola bertajuk Soekarno Cup 2026 resmi bergulir setelah dibuka dalam seremoni pembukaan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (10/8) sore.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan turnamen ini diinisiasi dan digagas secara langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Ekonomi Kreatif, M. Prananda Prabowo.

Kejuaraan nasional ini dirancang secara khusus tidak sekadar sebagai ajang perebutan piala, melainkan sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus implementasi dari semangat pembangunan karakter bangsa (Nation and Character Building) melalui media olahraga.

"Mas Prananda memandang sepak bola merupakan sarana strategis dalam memupuk kedisiplinan, sportivitas, mental ksatria, serta jiwa gotong royong anak muda Indonesia," kata Hasto di sela pembukaan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur.

Selain Hasto, upacara pembukaan dihadiri sejumlah jajaran pimpinan pusat partai, termasuk Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah sebagai tuan rumah, serta Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun.

Seremoni pembukaan ditandai dengan prosesi penyalaan obor raksasa di tengah stadion sebagai simbolisasi nyala api semangat kemerdekaan yang tidak pernah padam untuk meraih prestasi tertinggi. Pembukaan juga dimeriahkan oleh parade defile dari perwakilan kontingen tiap provinsi, serta pertunjukan kolosal yang dibawakan oleh sedikitnya 300 seniman tradisional Jawa Timur.

Pelaksanaan Soekarno Cup di Surabaya. Foto: Dok. PDIP

Saat pembukaan, Komarudin Watubun menyoroti makna strategis digelarnya ajang ini di Kota Surabaya. Menurutnya, Surabaya bukan sekadar Kota Pahlawan, melainkan tempat kelahiran sekaligus tempat Proklamator RI Bung Karno mengawali perjalanan hidupnya.

"Kota Pahlawan sekaligus kota lahirnya Bung Karno. Dari kota inilah Bung Karno mengawali perjalanan hidupnya. Maka dari kota ini pula kita ingin menyalakan kembali semangat membangun generasi muda Indonesia," ujar Komarudin dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Soekarno Cup terus berlanjut setelah sebelumnya sukses digelar di Jakarta pada 2023 dan Bali pada 2025. Menurut Komarudin, turnamen ini lahir dari keyakinan bahwa olahraga merupakan jalan utama dalam membentuk karakter bangsa.

Komarudin menekankan bahwa visi Bung Karno dalam menempatkan olahraga sebagai alat perjuangan bangsa dan geopolitik telah terbukti dalam sejarah, seperti penyelenggaraan Asian Games 1962 hingga Ganefo 1963. Olahraga dipandang sebagai instrumen untuk membawa Indonesia berdiri tegak di kancah internasional.

"Inilah nilai-nilai yang diyakini Bung Karno sebagai bagian dari nation and character building. Sebagai bangsa yang besar, bukan hanya memiliki atlet yang hebat, tetapi juga manusia yang berkarakter. Soekarno Cup bukan sekadar turnamen mencari juara, melainkan ruang untuk membentuk generasi muda Indonesia yang sportif, disiplin, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong," tegas Komarudin.

Dalam kesempatan tersebut, Komarudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo atas perhatian serta dukungannya. Ia mengungkapkan bahwa Soekarno Cup 2026 merupakan hasil rancangan dari Prananda Prabowo sendiri.

Senada, Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah mengajak seluruh talenta yang bertanding di Soekarno Cup 2026 untuk menjunjung sportifitas dan bermain fair play selama turnamen berlangsung.

Ia pun memastikan sebagai tuan rumah, DPD Jatim akan menjaga seluruh pertandingan dengan baik, dan menciptakan karakter berbangsa dan bernegara yang menjadi idaman kita semuanya.

“Karena itulah sumbangsih kami, sumbangsih PDI Perjuangan bagi perkembangan sepak bola tanah air. Sungguh, kami bermimpi layaknya negara-negara lain berkompetisi di tingkat elite dunia,” jelas Said Abdullah.

Pelaksanaan Soekarno Cup di Surabaya. Foto: Dok. PDIP

Seremoni pembukaan pun dibuka dengan penyerahan obor api yang dibawakan oleh legenda sepak bola Tanah Air, yakni Aji Santoso, Yusuf Ekodono, Anang Ma’ruf hingga Boaz Salossa kepada Komarudin Watubun yang mewakili M. Prananda Prabowo.

Selanjutnya, prosesi tendangan pertama atau kick off dilakukan oleh Sekjen Hasto Kristiyanto bersama para perwakilan Ketua DPD PDIP dari 16 tim yang akan bertanding dalam ajang Soekarno Cup 2026.

Laga pembuka turnamen langsung menyajikan duel sengit di Grup A yang mempertemukan tim tuan rumah Jawa Timur melawan tim kuat asal Jawa Barat. Babak final dan penutupan Soekarno Cup 2026 sedianya akan diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Tomo pada 24 Agustus 2026.

Sekjen Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa ajang turnamen Soekarno Cup 2026, bagian dari cara partai berlambang banteng moncong putih dalam menyemarakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Hasto menyebut, semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga harus terus digelorakan oleh anak-anak muda lewat berbagai macam cara, salah satunya pertandingan olahraga sepakbola.

“Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini harus terus digelorakan kepada anak-anak muda. Sebagaimana Bung Karno yang selalu percaya bahwa anak-anak muda adalah masa depan bangsa,” ujar Hasto.

Agenda penutupan direncanakan akan dihadiri secara langsung oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, sekaligus menyerahkan trofi piala bergilir Soekarno Cup kepada tim yang keluar sebagai juara pertama.

“Ibu Mega direncanakan hadir langsung dalam pertandingan final tahun ini. Seperti pada ajang Soekarno Cup 2025 di Bali, Ibu Mega hadir dan menyaksikan pertandingan final,” ujar Sekjen Hasto Kristiyanto.

Berdasarkan jadwal yang dirilis panitia pusat, kejuaraan sepak bola ini akan berlangsung mulai tanggal 10 hingga 24 Agustus 2026. Pertandingan akan digelar secara simultan di beberapa stadion representatif di Jawa Timur, yaitu Stadion Gelora 10 November, Gelora Bung Tomo, Lapangan Thor di Surabaya, serta Stadion Gelora Joko Samudro di Kabupaten Gresik.