Sembilan Ekor Marsupial Mati Misterius di Kebun Binatang Australia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Ikon Australia Barat, Quokka di Pulau Rottenest Island, Perth.  Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ikon Australia Barat, Quokka di Pulau Rottenest Island, Perth. Foto: Shutterstock

Sebanyak tujuh ekor quokka betina dan dua ekor walabi batu berkaki kuning mendadak meninggal dunia di kebun binatang di Australia pada September lalu. Sampai saat ini, petugas kebun binatang masih menyelidiki kasus tersebut.

BBC melaporkan dugaan sementara dari kematian mendadak hewan berkantung atau marsupial itu karena keracunan tanaman. Tim dokter hewan Kebun Binatang Adelaide meyakini kejadian ini sebagai insiden yang terisolasi.

"Matinya satu hewan, apalagi sekelompok besar hewan dalam insiden mendadak seperti ini, sangat menyedihkan terutama bagi mereka yang merawatnya," kata juru bicara tersebut.

Seekor walabi albino berleher merah yang baru lahir sedang digendong induknya di kandang mereka di kebun binatang Decin, Republik Ceko. Foto: David W Cerny/REUTERS

Selain kematian sembilan ekor marsupial itu, tidak ada hewan yang menunjukan ciri-ciri tidak sehat sampai saat ini. Quokka joey yang berusia 11 bulan selamat dari insiden kematian mendadak itu dan masih dalam proses pemulihan di pusat kesehatan kebun binatang. Sedangkan, quokka laki-laki yang tersisa telah dikeluarkan untuk sementara waktu dari kebun binatang.

Lebih lanjut, menurut pengamatan tim kesehatan kebun binatang, walabi batu dan kanguru berkaki kuning lainnya terlihat tidak bersemangat setelah insiden itu. Namun, mereka berangsur-angsur pulih

Dari hasil penyelidikan penyebab kematian, laporan patologi dan toksikologi sejauh ini tidak menemukan faktor penyebab utama kematian marsupial itu. Kebun binatang akan melakukan lebih banyak tes untuk menemukan apa yang menyebabkan hewan-hewan itu sakit.

Secara data, kebun binatang ini membiakkan kedua spesies marsupial asli yang terdaftar sebagai hewan yang rentan di alam liar.

Sering dijuluki "binatang paling bahagia di dunia", quokka menjadi favorit foto turis di media sosial. Namun jumlahnya saat ini kurang dari 15.000 ekor yang tersisa di alam liar, sebagian besar tersebar Pulau Rottnest Australia Barat.

Penulis: Thalitha Yuristiana.