Sempat Dirawat di Deli Serdang, Penyerang Kru Turkish Airlines Pulang ke Jakarta
ยทwaktu baca 2 menit

Penumpang Turkish Airlines tujuan Istanbul-Cengkareng, Muhamad John Jaiz Boudewijn (48), diturunkan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumut, karena menyerang kru pesawat, Selasa (11/10) sore.
Akibat perbuatan karyawan Lion Air Group itu, penumpang lain tersulut emosi hingga menghajarnya sampai babak belur. Pesawat bahkan harus divert ke Bandara Kualanamu sehingga telat mendarat ke tujuan awal di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.
Karena luka yang dideritanya, pelaku sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Deli Serdang. Setelah dua hari dirawat, pelaku yang merupakan warga Tangerang itu kembali ke Jakarta.
Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji membenarkan kepulangan John Jaiz
"Sudah (pulang) tadi jam 9," ujar Irsan kepada kumparan, Kamis (13/10).
Ditanya soal mekanisme hukum kasus ini, kata Irsan, pihak Turkish Airlines belum membuat laporan.
"Kan, enggak ada yang buat laporan. Apakah maskapai dan juga yang bersangkutan," ujar Irsan.
Namun, dari informasi yang diperoleh Irsan, pelaku akan membuat laporan di Jakarta. Belum diketahui laporan itu ditujukan ke siapa.
"Infonya dia (penumpang) akan (membuat) laporan di Jakarta," kata Irsan.
Pelaku Mabuk
Pada Rabu kemarin, Kabid Humas Polda Metro Jaya Endra Zulpan mengatakan, dari informasi yang diperoleh pihak maskapai, pelaku membuat keonaran lantaran diduga dalam kondisi mabuk.
"WNI yang diduga mabuk," kata Zulpan.
Zulpan menuturkan, kasus ini berawal saat pelaku ditegur pramugara pesawat agar bersikap tertib. Pelaku tidak terima dan menyerang pramugara. Penumpang lainnya yang melihat hal tersebut berusaha melerai, tapi pelaku tetap melanjutkan aksinya hingga akhirnya pelaku dipukuli penumpang lainnya.
"Akibat dari pemukulan kepada crew/pramugara sehingga memancing amarah penumpang lainnya untuk memukul penumpang WNI yang mabuk sampai mengalami luka-luka," ujar Zulpan.
Dalam video yang beredar, tampak pelaku menyerang beberapa kru pesawat. Tampak juga foto saat dia diturunkan di Bandara Kualanamu dengan kondisi terluka dan duduk di atas kursi roda.
Pilot Batik Air
Lion Air Group mengakui bahwa pelaku adalah karyawannya. Pelaku naik pesawat Turkish Airlines saat sedang cuti sehingga perbuatannya di luar tanggung jawab perusahaan.
Lion Air Group tidak menjelaskan posisi pekerjaan John. Namun, dalam tangkapan media sosial John, tertulis John merupakan seorang pilot di Batik Air.
