Sempat Dukung Anies dan Prabowo, ke Mana Dukungan Habib Rizieq di 2024?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Habib Rizieq disambut keluarga saat tiba di kediamannya di Petamburan III. Foto: Twitter/@DPP_LIP
zoom-in-whitePerbesar
Habib Rizieq disambut keluarga saat tiba di kediamannya di Petamburan III. Foto: Twitter/@DPP_LIP

Dalam setiap Pemilu Habib Rizieq Syihab (HRS) selalu membuat pernyataan politik untuk para pengikutnya. Pernyataan ini disebut-sebut dukungan HRS kepada capres tertentu.

Bagaimana dengan Pemilu 2024?

Kuasa Hukum sekaligus Jubir HRS, Aziz Yanuar, mengatakan belum ada arahan khusus dari HRS untuk mendukung bakal capres tertentu hingga saat ini HRS fokus untuk pendidikan dan dakwah.

“Belum ada (Dukungan ke Capres tertentu). HRS fokus kemanusiaan serta concern kepada penegakkan hukum yang berkeadilan, itu yang pertama,” kata Aziz dalam diskusi 'Kembalinya Habib Rizieq, Siapa Untung, Siapa Rugi Jelang 2024?' di Jakarta Selatan, Minggu (24/7)

Aziz menyebut semua kemungkinan ada, akan tetapi lebih jelasnya Habib Rizieq akan mengingat situasi dan kondisi.

“Dan juga segala hal yang tadi terutama bold yang saya jelaskan tadi, maka kami menganggap bahwa sampai saat ini tetap kita fokus pada 1 komando HRS dan juga siapa? Tendensi apa kita masih belum komentar tapi kemungkinan itu ada atau tidak? Pasti ada,” ungkap Aziz.

Kuasa Hukum Munarman, Aziz Yanuar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Rabu (1/12). Foto: Nugroho GN/kumparan

Ditekankan Aziz, kemungkinan untuk netral alias tidak mendukung capres mana pun juga masih ada.

“Adapun netral atau tidak itu juga masih ada, tetapi dalam pandangan pribadi saya kalau netral berarti enggak jalan, enggak mundur juga gak maju juga,” beber Aziz.

Bagaimana dengan Anies dan Prabowo yang sempat didukung HRS? Aziz menjawab diplomatis.

“Kalau Pak Prabowo tadi kan saya sudah cerita, kan dari nol lagi, artinya saya mau garis bawahi lagi bahwa segala kemungkinan ada, netral ada meskipun kecil, si A ada, si B ada, su c ada. Keputusannya lihat dinamika,” pungkas Aziz