Sempat Keluhkan Dada Sakit, Ojol di Sleman Tetap Narik lalu Ditemukan Meninggal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ojek online. Dok: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ojek online. Dok: Iqbal Firdaus/kumparan

Seorang ojol berinisial HBS (60 tahun) ditemukan meninggal dunia di tempat pembuangan sampah (TPS) di Pogung Kidul, Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Rabu pagi (9/4).

Polisi kemudian mendatangi lokasi dari hasil pemeriksaan HBS beralamat di Gowongan, Jetis, Kota Yogyakarta.

"Dari hasil pemeriksaan dokter forensik RSUP Sardjito terhadap korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," kata Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, dalam keterangannya, Rabu (9/4).

"Darah yang keluar dari kepala korban diakibatkan karena benturan ketika korban terjatuh dalam posisi telentang. Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban," jelasnya.

Salamun menjelaskan terkait peristiwa ini, keluarga korban telah mengikhlaskan.

"(Keluarga) menganggap kejadian tersebut merupakan musibah," jelasnya.

Sakit Dada

Sementara itu, dari keterangan keluarga korban, sebelumnya korban sempat mengeluh sakit pada bagian dada beberapa hari yang lalu.

"(Diduga) pada saat korban bekerja sebagai driver ojol kondisi korban sedang dalam keadaan sakit akan tetapi tetap memaksakan untuk bekerja, sehingga tidak menutup kemungkinan korban kelelahan dan akhirnya meninggal dunia," ujarnya.