Sempat Terkendala Biaya, PDAM Babelan Angkut Sampah di Kali Pekan Ini

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tumpukan sampah samping PDAM Babelan, Desa Kebalen, Kec. Babelan, Kab. Bekasi, Jawa Barat, Rabu (16/9/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tumpukan sampah samping PDAM Babelan, Desa Kebalen, Kec. Babelan, Kab. Bekasi, Jawa Barat, Rabu (16/9/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Perumda Tirta Bhagasasi Cabang Babelan memastikan tumpukan sampah di Kali Irigasi Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akan diangkat pekan ini. Pengangkatan sampah dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi pemerintah daerah.

Bagian Produksi Cabang Babelan Perumda Tirta Bhagasasi, Agung, mengatakan pihak kelurahan telah mengirimkan surat kepada PDAM untuk mengajak berpartisipasi dalam pengangkatan sampah yang menumpuk di sekitar area instalasi.

“Jadi kemarin itu dari kelurahan memang sudah melayangkan surat ke kita untuk diajak partisipasi dalam pengangkatan sampah yang tertumpuk di area instalasi Perumda kita, posisinya di Cabang Babelan,” kata Agung kepada kumparan, Rabu (16/9).

Menurut Agung, pengangkatan sampah membutuhkan alat berat dan armada truk untuk mengangkut sampah dari lokasi.

“Ini kan harus pakai alat berat. Terus sampahnya diangkut, pasti sama truk sampah,” ujarnya.

Agung menjelaskan, Dinas Lingkungan Hidup akan menyediakan armada truk sampah, sedangkan Bina Marga menyiapkan alat berat jenis beko. Sementara itu, PDAM Babelan akan ikut menanggung biaya bahan bakar alat berat.

“Nah, jadi dari Lingkungan Hidup menyediakan armada truk sampahnya, terus dari Bina Marga ketersediaan beko. Kita diajak partisipasi sharing biaya untuk penyediaan solarnya,” kata Agung.

Saat ini, pihaknya telah bersurat kepada kantor pusat terkait rencana pengangkatan sampah tersebut. Kepala cabang juga mendorong agar kegiatan itu segera dilaksanakan.

Tumpukan sampah samping PDAM Babelan, Desa Kebalen, Kec. Babelan, Kab. Bekasi, Jawa Barat, Rabu (16/9/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

“Kita sudah bersurat ke kantor pusat dan kepala cabang pun juga pengen melaksanakan kegiatan pengangkatan sampah itu di minggu ini,” ujarnya.

Agung berharap proses pengangkatan sampah dapat dilakukan dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan besok atau lusa sudah bisa terlaksana,” tuturnya.

Sempat Terkendala Koordinasi

Agung mengatakan, pengangkatan sampah sebelumnya sempat terkendala koordinasi, terutama terkait pembiayaan.

“Pada waktu itu memang jadi ada miskomunikasi. Jadi dalam hal pelaksanaan ini kan keterkaitan biaya,” jelas Agung.

PDAM kemudian berkoordinasi dengan kantor pusat dan bagian terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Kini, pelaksanaan pengangkatan sampah telah mendapatkan kepastian.

“Jadi kita pun berkoordinasi dengan kantor pusat, dengan bagian-bagian terkait,” kata Agung.

“Tapi sudah diputuskan di minggu ini sudah bisa kita laksanakan,” lanjutnya.

Sampah Disebut Berasal dari Hulu

Agung menyebut tumpukan sampah di sekitar instalasi PDAM Babelan berasal dari bagian hulu aliran kali.

“Kalau sampah sih sebenarnya dari hulu. Kita enggak tahu juga, porsisinya itu mungkin warga-warga dari hulu atau masyarakat dari hulu membuang sampah lewat kali,” katanya.

Menurut Agung, instalasi PDAM Babelan berada di bagian hilir sehingga sampah yang terbawa aliran dari hulu menumpuk di sekitar lokasi tersebut.

“Jadi sampah itu numpuk di area kita, di sini, di Cabang Babelan Perumda. Kalau sumber sampahnya itu ya dari hulu,” ungkapnya.

Solusi Jangka Panjang Masih Dibahas

Untuk sementara, penanganan sampah difokuskan pada pengangkatan. Sementara itu, solusi agar sampah tidak kembali menumpuk masih dibahas bersama sejumlah pihak.

“Aksi jangka pendeknya untuk pengangkatan, nanti jangka panjangnya mengantisipasi penumpukan sampah ini juga sedang dibahas dengan kepala cabang kita di pusat,” kata Agung.

Selain itu, pihak kelurahan juga dapat dilibatkan untuk mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke kali.

“Dari pihak kelurahan sebagai aparat lingkungan wilayah Kebalen, mungkin mengimbau masyarakatnya, warganya, untuk tidak membuang sampah ke kali,” tutup Agung.