Semrawutnya Jalan Pantura Karawang: Lubang di Mana-Mana, Rawan Celaka

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kerusakan Jalan Pantura di wilayah Karawang, Jawa Barat kian mengkhawatirkan. Lubang-lubang menganga di permukaan jalan diketahui sudah banyak memakan korban. Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kerusakan Jalan Pantura di wilayah Karawang, Jawa Barat kian mengkhawatirkan. Lubang-lubang menganga di permukaan jalan diketahui sudah banyak memakan korban. Foto: Dok. kumparan

Lubang-lubang menganga di sepanjang Jalan Pantura, Karawang, Jawa Barat, kian mengkhawatirkan. Permukaan jalan dilaporkan sudah banyak memakan korban. Padahal ini jalur vital pada masa mudik Lebaran yang segera datang.

Pantauan kumparan pada Jumat (6/2), sejumlah titik di ruas Pantura Karawang mulai dari Klari hingga Purwasari, memperlihatkan kondisi aspal yang rusak.

Jalan nasional yang menjadi urat nadi pergerakan ekonomi dan transportasi antarkota itu kini dipenuhi lubang dengan kedalaman bervariasi. Permukaannya yang bergelombang pun membahayakan pengguna jalan.

Alhasil suasana lalu lintas pun semrawut. Arus kendaraan melambat, terutama saat truk-truk bertonase besar mencoba menghindari lubang dengan berpindah lajur secara tiba-tiba.

"Rusak mah udah dari lama, dari awal Januari juga udah parah, bikin macet panjang," ucap Arum (22), warga setempat.

Kata dia, kerusakan tersebut semakin parah belakangan ini saat musim hujan. Selain memicu kecelakaan, sistem drainase di sekitar jalan yang jelek pun membuat jalanan menjadi banjir.

"Paket lengkap, jalan butut, banjir juga. Pokoknya jelek deh," keluh Arum.

Kerusakan Jalan Pantura di wilayah Karawang, Jawa Barat kian mengkhawatirkan. Lubang-lubang menganga di permukaan jalan diketahui sudah banyak memakan korban. Foto: Dok. kumparan

Truk Terguling Hantam Lubang

Salah seorang driver ojol, Imam (35), cukup sering melihat pemotor yang terjatuh atau sepeda motor yang mengalami kerusakan akibat jalan rusak.

"Baru tadi kan ada truk terguling di Kosambi, daerah Pancawati," ujarnya.

"Pernah juga waktu itu di sekitar (Fuel) Pertamina (Cikampek) velg motor sampai pecah kena lubang, tapi alhamdulillah selamat orangnya. Saya setut motornya," tambah Imam.

Truk terguling di jalan berlubang di Pantura, Karawang, Jumat (6/2/2026) dok Istimewa

Lebaran Sebentar Lagi

Selaku pengguna jalan aktif, ia berharap pemerintah terkait segera menangani kerusakan jalan tersebut sebelum korbannya semakin banyak.

"Penginnya mah segera benerinlah. Lebaran kan bentar lagi masa mau rusak terus," serunya.

Terpisah, Bupati Karawang Aep Syaepuloh membenarkan jalan nasional yang rusak di wilayahnya begitu ramai dikeluhkan warga.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menghibahkan tanah pribadi dan membangunkan rumah untuk warga tak mampu, khususnya para lansia terlantar. Foto: Dok. Istimewa

Ia akan terus meminta Satker PPK 1.1 Jabar selaku penanggung jawab jalan tersebut agar segera melakukan perbaikan.

Satker PPK 1.1 Jabar adalah unit teknis Kementerian PUPR yang bertanggung jawab langsung atas pemeliharaan dan perbaikan ruas jalan nasional di wilayah Bekasi hingga Karawang.

Aep juga menjelaskan, dia bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sudah berkoordinasi dengan Kementerian PU dan Balai Pengelola Jalan Tol pada Kamis (5/2) kemarin membahas jalan lubang.

"Jawabannya Kemen PU memastikan jalan rusak Klari-Jatisari akan direkonstruksi, bukan tambal sulam semata," kata Aep.

Exit Tol Karawang Barat dan Timur Diambil Alih

Tol Japek di wilayah Karawag pada musim mudik Foto: Dok. kumparan

Selain itu, Aep juga memastikan penanganan jalan rusak di Exit Tol Karawang Barat dan Timur diambil alih oleh pemerintah daerah.

"Pemprov Jabar menyelesaikan Karawang Barat dan kami Pemkab Karawang akan membenahi akses tol Karawang Timur," jelasnya.

Pengambilalihan kewenangan ini, menurut Aep, demi percepatan penanganan dan kenyamanan masyarakat.

"Kolaborasi ini wujud komitmen Pak Gubernur dan kita semua memastikan seluruh jalanan dalam kondisi baik dan mulus," papar Aep.

Kerusakan Jalan Pantura di wilayah Karawang, Jawa Barat kian mengkhawatirkan. Lubang-lubang menganga di permukaan jalan diketahui sudah banyak memakan korban. Foto: Dok. kumparan

Ada 361 Lubang

Di sisi lain, Satker PPK 1.1 Jabar mencatat, di sepanjang 95 kilometer ruas jalur Pantura Karawang, terdapat 361 lubang yang telah disisir.

Sejak pekan lalu, Satker telah melakukan penanganan awal dengan penambalan lubang (patching) menggunakan Cold Mix atau Hot Mix (CAP).

"Dari hari Jumat kemarin kita sudah berjalan. Hari Kamis kan kami sudah berkontrak dengan vendor. Jumlah lubang awal sebelum kontrak 361 lubang, per status hari ini 287 lubang," sebut Kawaslap PPPK 1.1 Jabar, Dedi Permayadi, saat dikonfirmasi.

Disinggung soal wacana rekonstruksi total jalan Pantura, Dedi menepis. Dia menyebut untuk penanganan total membutuhkan anggaran yang sangat besar, sementara di sisi lain, pagu anggaran dipangkas drastis akibat kebijakan efisiensi.

"Ada rekonstruksi itu kan gak semuanya. Nilainya nggak sebanyak itu. Kita sekadar pemeliharaan. Contohnya untuk (jalan) menjadi beton itu per 1 kilo (butuh) Rp 100 miliar, pokoknya gedelah," kata Dedi.

Dia juga menekankan bahwa fokus kebijakan Presiden Prabowo adalah soal pangan, bukan infrastruktur seperti presiden sebelumnya.

"Kan yang berkaitan kebijakan Presiden hari ini bukan infrastruktur, tapi soal ketahanan pangan. Tapi walaupun begitu, yang penting kita melaksanakan tugas," ujar Dedi.

Dedi menargetkan perbaikan jalan bisa rampung sebelum momentum Lebaran.

"Target kita kan pokoknya insyaallah sebelum Lebaran tidak ada lagi lubang, menjaga keselamatan pengendara juga," ujar Dedi.