Seorang Bocah Perempuan Tewas Akibat Serangan Udara Israel di Suriah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Serangan Israel di Suriah, pada Senin (1/4/2024). Foto: Firas Makdesi/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Serangan Israel di Suriah, pada Senin (1/4/2024). Foto: Firas Makdesi/REUTERS

Kementerian Pertahanan Suriah mengungkapkan serangan udara terbaru Israel telah menewaskan seorang bocah perempuan dan melukai 10 warga sipil lainnya. Serangan ini terjadi pada Rabu (29/5) di Kota Baniyas yang berada di wilayah pesisir.

"Israel melancarkan serangan udara dari arah Lebanon dan menargetkan pusat kota dan perumahan di Kota Baniyas di wilayah pesisir. Serangan ini menewaskan seorang gadis dan melukai 10 warga sipil," tulis Kementerian Pertahanan Suriah dilansir AFP, Kamis (30/5).

Lembaga Observasi Suriah untuk HAM yang bertugas memantau perang menyebut gadis itu terbunuh setelah rudal Israel dan rudal pertahanan udara Suriah meledak lalu jatuh di area pantai. Mereka mencatat, jumlah warga sipil yang terluka kemungkinan lebih banyak, sekitar 20 orang.

Sebelumnya, pemerintah Suriah mengumumkan mereka telah mengerahkan rudal pertahanan udara untuk mencegat rudal Israel yang menargetkan wilayah Suriah tengah.

"Pertahanan udara Suriah telah mencegat sasaran musuh di langit kota Homs," tulis kantor berita resmi SANA.

Pada Sabtu (25/5), serangan pesawat tak berawak Israel di Suriah tengah yang berdekatan dengan perbatasan dengan Lebanon dan menewaskan dua pejuang Hizbullah.

Israel telah melakukan ratusan serangan ke Suriah, terutama menargetkan posisi militer dan pejuang yang didukung Iran, misalnya Hizbullah. Serangan itu meningkat sejak serangan Israel ke Gaza yang dimulai 7 Oktober lalu.