Seorang Dokter Ditahan Terkait Dugaan Penganiayaan Ninoy Karundeng

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Relawan Jokowi Ninoy Karundeng di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (10/10). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Relawan Jokowi Ninoy Karundeng di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (10/10). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Polisi menyebut salah satu tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap relawan Jokowi, Ninoy Karundeng, merupakan seorang dokter berinisial IZH.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan saat ini IZH sudah ditahan di Mapolda Metro Jaya.

“Iya benar, ada nama itu (IZH). Sudah ada di Polda Metro,” kata Argo saat dikonfirmasi, Kamis (17/10).

Sementara secara terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Suyudi Ario Seta menyebut, keterlibatan IZH dalam kasus ini yakni yang bersangkutan ikut serta melakukan interogasi terhadap Ninoy.

Tak hanya itu, lanjut Suyudi, IZH tidak membantu Ninoy yang saat ini kondisi dalam keadaan terluka usai diduga dianiaya oleh beberapa orang.

"Sebagai seorang tenaga medis, dia tidak ada upaya membantu seseorang yang sudah babak belur dianiaya banyak orang. Padahal korban dalam keadaan butuh dukungan medis," ucap Suyudi.

collection embed figure

"Yang bersangkutan membiarkan, malah ikut menginterogasi dengan suaminya yang sama-sama tenaga medis," tambahnya.

Kasus ini bermula saat Ninoy mengaku jadi korban penculikan oleh sekelompok orang pada saat aksi unjuk rasa di Pejompongan, Jakarta Pusat, Senin (30/9).

collection embed figure

Saat di lokasi, Ninoy diketahui tengah mengambil gambar pengunjuk rasa yang terkena gas air mata. Lalu ada oknum massa yang merampas ponsel genggamnya.

Ninoy sempat diinterogasi di salah satu tempat sebelum akhirnya dilepaskan. Ia kemudian membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada Rabu (2/10).

kumparan post embed