Seorang Ibu di Bogor Lahirkan Bayi di Ambulans, Sopir Keluhkan Jalan Rusak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bayi yang dilahirkan di ambulans di wilayah Parungpanjang, Bogor. Foto: Dok Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Bayi yang dilahirkan di ambulans di wilayah Parungpanjang, Bogor. Foto: Dok Istimewa

Ramai soal kabar seorang ibu melahirkan di dalam ambulans di Kecamatan Parungpanjang, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (31/7). Video persalinan darurat itu viral di media sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perempuan tersebut sudah masuk pembukaan lima dan mengalami sesak. Semula perempuan itu hendak melahirkan di bidan.

Namun karena kondisi perempuan tersebut, pihak klinik kebidanan meminta bantuan unit ambulans dari Puskesmas Parungpanjang untuk membawanya ke rumah sakit.

Sopir Ambulans Puskesmas Parungpanjang Aprianto saat dihubungi kumparan membenarkan peristiwa itu.

Persalinan anak dari pasangan Samsul Hidayat dan Nursalah warga Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, itu terjadi pada pukul 08.30 WIB.

Aprianto mengeluhkan soal akses jalan yang rusak sehingga menghambat perjalanan menuju rumah sakit.

"Untuk jalan rusak itu bisa jadi memicu keterlambatan kami untuk sampai ke rumah sakit, karena kan nggak bisa kecepatan kenceng kalau jalan rusak," ujarnya saat dihubungi.

"Kecepatan 20-30 (kilometer per jam) aja itu pasien sudah loncat-loncatan di belakang," sambungnya.

Meski melahirkan saat perjalanan, Aprianto memastikan proses persalinan berjalan dengan lancar.

"Untuk persalinan sendiri si alhamdulillah tidak ada kendala, bayi selamat sang ibu juga selamat," katanya.

Saat ini bayi yang dilahirkan berjenis perempuan bersama ibu kandungnya sudah berada di Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Terus tadi jam 1 si ibunya ini pendarahan, kita bawa lagi ke rumah sakit, ini kita baru arah balik dari rumah sakit," tutupnya.