Seorang Operator Tambang Pasir di Cianjur Hilang Tertimbun Longsor

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tambang pasir. Foto: PxHere
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tambang pasir. Foto: PxHere

Seorang operator alat berat yang bekerja di tambang pasir di Kampung Awi Larangan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, Jawa Barat, hilang akibat tertimbun longsoran tanah setinggi 20 meter. Peristiwa itu terjadi pada Senin (2/12).

"Ya itu peristiwanya Warungkondang," kata Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto saat dihubungi.

Sementara itu Kepala Desa Cikahuripan Irwan Kustiawan mengatakan, selain mengakibatkan seorang hilang, satu alat berat yang memproduksi di tambang pasir itu juga hilang akibat tertimbun longsor. Peristiwa berawal ketika lima orang pekerja termasuk korban bernama Saeful (40) sedang menjalankan tugas di dekat tanggul penahan di lokasi tambang pasir milik PT Triadi.

"Tiba-tiba tanggul penahan di atas tambang pasir longsor dan menimpa alat berat serta satu orang pegawai yang bertugas sebagai operator pengatur gas mesin pinton, terseret dan tertimbun," kata Irwan.

kumparan post embed

Diduga, Saeful yang merupakan operator tidak sempat menghindar karena bekerja membelakangi tanggul. Sementara empat orang lainnya berhasil menyelamatkan diri saat melihat longsoran tanah dan batu.

"Korban beserta alat berat terseret ke bagian bawah tambang yang memiliki kolam air sedalam 20 meter dan tertimbun. Pekerja yang selamat bersama warga kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Warungkondang," katanya.

Setelah mendapat laporan, petugas langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD Cianjur, untuk mencari korban. Tim gabungan dari BPBD Cianjur dan Polres Cianjur, langsung melakukan pencarian.

"Saat ini, proses pencarian korban masih berjalan, petugas mengalami kendala karena genangan air yang cukup tinggi, ditambah lumpur di dasar galian. Sehingga pencarian akan menggunakan alat penyedot air," kata Kapolsek Warungkondang AKP Gito.

Ilustrasi Longsor Foto: AP Photo/ Manika Kamara

Gito mengatakan korban yang dilaporkan hilang tertimbun longsoran atas nama Saeful alias Epul (40), warga Kampung Cimanggu, Desa Titisan, Kecamatan Cimangkok, Sukabumi. Ia sudah lama bekerja di tambang pasir tersebut.

"Pencarian akan dilakukan menggunakan alat penyedot air karena dasar kolam cukup dalam ditambah alat berat yang jatuh di tempat yang sama. Harapan kami jasad korban segera ditemukan," katanya.