Seorang Pria Tenggelam saat Pasang Jaring Ikan di Sungai Pelus

Tim search and rescue (SAR) gabungan dan Taruna Siaga Bencana Banyumas menyisir Sungai Pelus, mencari seorang warga yang dilaporkan hilang terseret arus di sungai tersebut.
"Berdasarkan informasi yang kami terima dari saksi mata, yakni Akhmad Mulyono (58), korban diketahui bernama Khusnen Riyadi (58), warga Desa Sokaraja Lor RT 01 RW 03," kata Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas Ady Candra di Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, seperti dilansir Antara, Senin (26/11).
Ady mengatakan peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban sedang memasang waring atau alat penangkap ikan di bawah jembatan Sungai Pelus, Desa Sokaraja Lor, sebelah timur Pos Polisi Lalu Lintas Sokaraja, pada hari Minggu (25/11). Korban memasang jaring ikan sekitar pukul 21.30 WIB.
Menurut Ady, saksi atas nama Akhmad Mulyono, telah mengingatkan korban untuk segera naik karena arus Sungai Pelus sedang tinggi dan deras.
"Korban yang telah naik, kemudian turun lagi ke sungai untuk memperbaiki posisi waring. Oleh karena korban tidak segera naik, Akhmad Mulyono turun ke sungai untuk memanggil Khusnen Riyadi," katanya.
Akan tetapi sesampainya di sungai, kata Ady, korban sudah tidak ada di tempatnya memasang waring sehingga saksi segera berteriak untuk meminta bantuan. Menurut dia, warga sekitar lokasi kejadian selanjutnya melakukan pencarian di sepanjang pinggir Sungai Pelus karena arusnya cukup deras.
Lebih lanjut, Ady mengatakan institusinya yang memperoleh informasi kejadian tersebut segera datang ke lokasi guna ikut serta mencari korban.
"Selain Tagana, operasi pencarian dan pertolongan ini juga melibatkan TRC IKB RAPI, Bagana, Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas, dan Polsek Sokaraja. Oleh karena situasi sudah larut malam, operasi akan dilanjutkan pagi ini (26/11)," kata dia.
Dia mengatakan dalam operasi lanjutan yang digelar mulai hari ini, tim SAR gabungan akan mencari korban di bawah bendung penahan lumpur Sungai Pelus yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Jika korban tidak ditemukan di tempat itu, kata dia, maka pencarian akan dilanjutkan dengan menyisir Sungai Pelus hingga ke muaranya di Sungai Bener yang berjarak sekitar 12 kilometer dari lokasi kejadian.
"Kami juga sudah menempatkan personel di Bendung Gerak Serayu karena Sungai Bener bermuara di Sungai Klawing dan selanjutnya masuk ke Sungai Serayu. Berdasarkan pantauan kami hingga pukul 03.00 WIB, kondisi arus Sungai Pelus sangat deras sehingga korban dimungkinkan sudah terseret sampai jauh," katanya.
