Seorang Pria Tusuk 4 Orang di Korsel, 2 Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penusukan. Foto: Max Sky/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penusukan. Foto: Max Sky/Shutterstock

Polisi Korea Selatan mengungkapkan seorang pria ditangkap setelah menusuk 4 orang. 2 di antaranya tewas.

AFP melaporkan, sekitar pukul 09.30 pagi pada Senin (19/5), terduga pelaku menusuk pemilik minimarket yang merupakan wanita berusia 60-an tahun, kemudian kabur dari TKP di provinsi Gyeonggi di selatan Seoul.

Setelah polisi mendapat laporan penusukan, mereka pergi ke rumah pemilik mobil yang terkait dengan kendaraan tersangka.

Pejabat kantor kepolisian Siheung mengatakan pihaknya menemukan jenazah yang diyakini sebagai pemilik mobil. Jenazah tampaknya ditinggalkan di sana selama beberapa hari.

Sekitar 2 jam kemudian, terduga tersangka menusuk seorang pria yang berusia sekitar 70-an tahun, kemudian kabur dari TKP.

Tak lama setelah itu, polisi menemukan jenazah di dalam rumah terduga tersangka yang dekat dengan minimarket.

Warga setempat pun menerima pesan peringatan pada Senin siang dari balai kota Siheung yang memberi tahu mengenai peristiwa yang terjadi, dan bahwa polisi tengah menyisir lokasi kejadian.

"Penduduk diminta untuk menghindari pergi keluar dan memprioritaskan keselamatan," demikian isi pesan itu.

Pemerintah kota Siheung kemudian mengeluarkan pesan peringatan lainnya bahwa tersangka merupakan pria berusia pertengahan 50 tahun dengan kepala botak, mengenakan baju dan celana berwarna gelap, dan atasan biru muda.

Tersangka sempat buron sebelum akhirnya ditangkap beberapa jam kemudian. Kantor kepolisian Siheung mengkonfirmasi pihaknya telah menangkap terduga tersangka, dan yang bersangkutan mengakui semua tuduhan.

"Kami tengah memindahkannya ke Kantor Kepolisian Siheung untuk penyelidikan terkait motif dan detail kejadian," kata kepolisian dalam keterangannya.

Korban yang terluka mendapat perawatan di rumah sakit dan dalam masa pemulihan.