Sepakat Gulirkan Hak Angket di DPR, Koalisi Perubahan Tunggu Langkah PDIP

Seluruh partai anggota Koalisi Perubahan, NasDem, PKS, dan PKB, sepakat untuk mendorong hak angket di DPR RI untuk mengusut kecurangan pemilu 2024.
Kini, koalisi perubahan tinggal menunggu langkah PDIP sebagai inisiator hak angket.
“Kawan-kawan PDIP sebagai partai terbesar sebagai inisiator, bagaimana selanjutnya?” kata Sekjen NasDem Hermawi Taslim, di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (22/3).
Hermawi mengatakan, seluruh partai Koalisi Perubahan tidak ragu mendukung hak angket digulirkan.
Sebab, baik Koalisi Perubahan maupun PDIP menginginkan kebenaran dan keadilan.
“Kan yang menginisiasi ini bukan sembarang orang, Ganjar, kader terbaik, capres partai terbesar di Indonesia. Jadi kita anggap ini serius,” tuturnya.
Hermawi menjelaskan, timnya tengah menyiapkan data dan strategi untuk mengusulkan hak angket di rapat paripurna nanti.
Dengan gabungan Koalisi Perubahan dan PDIP, Hermawi yakin sudah memenuhi batas kuorum untuk mengajukan dan menyepakati hak istimewa ini diambil.
“Jadi angket itu kan, komposisi DPR itu kan 575 (anggota) baru bisa berdinamika nanti kalau dia (disepakati) lebih dari setengah (anggota). Artinya PDIP tanpa kami juga tidak bisa jalan, kami tanpa PDIP tidak bisa jalan,” jelasnya.
Sambil menunggu pergerakan PDIP, Koalisi Perubahan akan fokus menyiapkan data untuk pengusutan kecurangan.
“Oleh karena itu kita mempersiapkan diri. Tadi tim kami sudah mempersiapkan data. Kalau ada apa-apa, nanti kita tinggal suplai. Kalau perlu tim, kita kirim tim juga. Tapi kita tunggu langkah selanjutnya,” pungkasnya.
