Sepanjang 2022 Indonesia Negosiasi Batas Maritim dengan 4 Negara
·waktu baca 1 menit

Selama 2022 Indonesia melakukan perundingan batas maritim dengan empat negara. Negosiasi tersebut mengalami kemajuan signifikan.
Hal tersebut disampaikan Menlu Retno Marsudi pada Pernyataan Pers Tahunan 2023 pada Rabu (11/1).
Ia menyebut, kemajuan yang dicapai salah satunya ditandatanganinya sebuah kesepkatan antara Indonesia dengan Vietnam terkait batas Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE).
Retno juga menegaskan bahwa semua perundingan terkait batas maritim dijalankan Indonesia sesuai dengan perjanjian PBB yang ada pada Konvensi Hukum Laut Internasional (UNCLOS).
“Tahun kemarin (2022) perundingan batas maritim dilakukan dengan Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Palau. Beberapa kemajuan yang dicapai antara lain ditandatanganinya kesepakatan batas ZEE Indonesia-Vietnam setelah 12 tahun,” papar Menlu Retno.
“Semua perundingan batas maritim dijalankan Indonesia dengan sepenuhnya menghormati UNCLOS 1982,” sambungnya dengan bangga.
Perundingan batas maritim Indonesia lainnya yang belum selesai akan menjadi fokus pada tahun berikutnya. Bahkan dipastikan salah satunya akan difinalisasi di tahun ini.
"Perundingan batas maritim akan difokuskan antara lain finalisasi perjanjian batas laut teritorial dengan Malaysia di segmen laut Sulawesi dan Selat Malaka bagian selatan,” jelas Retno.
“Presiden dan PM Malaysia sudah berkomitmen untuk menandatangani pada tahun ini,” lanjutnya.
