Sepeda Antik Penyambung Silaturahmi Komunitas Ontel Batavia

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komunitas Ontel Batavia (KOBA) di CFD (Foto: Soejono Eben Saragih/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Komunitas Ontel Batavia (KOBA) di CFD (Foto: Soejono Eben Saragih/kumparan)

Seorang pria berbadan tegap, berkumis tebal, dan mengenakan berbagai tanda pangkat di bahu serta dadanya tampak berdiri di samping sepeda antik yang berjajar di kawasan Bundaran HI, Jakarta, pagi ini. Sebuah pistol Colt yang menggantung di pinggul, serta topi perwira dan kacamata yang ia pakai, menambah kesan sangar pada penampilannya.

Bahkan, kesan pahlawan yang bergelimang prestasi di medan perang tampak begitu jelas dari penampilannya yang dilengkapi sepasang sepatu lars. Dengan penampilan yang nyentrik, pria tersebut mengundang rasa penasaran pengunjung CFD.

"Silakan kalau mau difoto-foto. Anda senang, saya pun senang karena membuat tertawa orang itu ibadah," kata pria yang mengenalkan diri dengan nama Rochmad saat disambangi kumparan (kumparan.com), di CFD Bundaran HI, Jakarta, Minggu (7/1).

Rochmad rupanya tidak sendiri. Hari ini ia datang bersama delapan rekannya dari Komunitas Ontel Batavia (KOBA). Ia menuturkan, biasanya ada sekitar 50 sepeda tua dari komunitasnya yang datang, namun saat itu belum tampak kehadirannya.

Komunitas Ontel Batavia (KOBA) di CFD (Foto: Soejono Eben Saragih/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Komunitas Ontel Batavia (KOBA) di CFD (Foto: Soejono Eben Saragih/kumparan)

"Komunitas ini merupakan kumpulan dari beberapa orang pecinta sepeda dari Kota Jakarta. Ada yang dari Kalibata, Ancol, Senayan dan daerah lainnya. Kita ada anggota sekitar 900 orang beserta sepedanya masing-masing, namun yang rutin ikut kegiatan ini sekitar 100-200 orang saja," ucap Rochmad.

Berawal dari hobi yang sama, memiliki sepeda antik, KOBA yang didominasi pria berusia 45-70 tahun tersebut pun terbentuk. Bahkan, bukan hanya sekadar berkumpul secara rutin di event CFD, KOBA juga kerap diundang di berbagai acara di luar Jakarta.

Namun, sejak lima tahun lalu, komunitas ini memang secara rutin mengikuti CFD sebagai bagian dari program 'Satu Sepeda Berjuta Saudara' yang dimiliki KOBA. Biasanya, mereka akan memarkir sepedanya di salah satu sisi kawasan Bundaran HI. Dengan ramah menyapa para pengunjung yang penasaran dan tertarik mencoba menggunakan sepeda antik tersebut, atau hanya sekadar menerima permintaan berfoto bersama.

Komunitas Ontel Batavia (KOBA) di CFD (Foto: Soejono Eben Saragih/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Komunitas Ontel Batavia (KOBA) di CFD (Foto: Soejono Eben Saragih/kumparan)

"Satu Sepeda Berjuta Saudara, yang artinya sepeda hanya sarana, silaturahmi tujuan utama. Kalau bersepeda kita bergerak, begitu juga hidup. Kalau enggak bergerak kita jatuh, jadi ini tujuannya agar kita sehat dan punya banyak sahabat," tegas Rochmad

Tidak hanya berkumpul di CFD dan bersepeda bersama-sama, tapi di acara tertentu mereka juga menyediakan onderdil untuk sepeda onthel. Mulai dari tempat duduk, rem, kostum, sticker, hingga pernak-pernik lainnya yang berhubungan dengan sepeda onthel.

Bagi siapapun yang tertarik untuk bergabung, kita hanya perlu memiliki sepeda saja dan mendaftarkan diri di kantor Sekretariat KOBA di Jalan Kebon Pala III, Tanah Abang, Jakarta Pusat.