Seputar Grup WA Duren Tiga: Ungkap Anggota hingga Sosok ‘Tuhan Yesus’

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (20/12/2022).  Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (20/12/2022). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Persidangan kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat masih berlanjut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Terungkap banyak fakta baru selama persidangan.

Kasus ini menjerat Ferdy Sambo, Richard Eliezer, Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan Putri Candrawathi. Mereka dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati, dan atau pidana penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun.

Selain itu, ada kasus obstruction of justice dalam pembunuhan Yosua. Ada tujuh tersangka dalam kasus ini yakni: Ferdy Sambo; Brigjen Hendra Kurniawan; Kombes Agus Nurpatria; AKBP Arif Rahman Arifin; Kompol Baiquni Wibowo; Kompol Chuck Putranto; dan AKP Irfan Widyanto.

Perbuatan Ferdy Sambo dkk itu disangkakan Pasal 49 Jo Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat (1) Jo Pasal 32 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke-2 dan/atau Pasal 233 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Suasana sidang Ferdy Sambo dan Putri Chandrawati, Selasa (6/12). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Dalam persidangan yang masih berjalan ini, terungkap ada grup WhatsApp bernama Duren Tiga. Grup itu dibentuk pada 11 Juli 2022 atau tiga hari setelah Yosua dieksekusi di Duren Tiga. Admin grup itu yakni Ricky Wibowo yang merupakan ajudan Sambo.

Terungkapnya grup ini berdasarkan keterangan Adi Setya selaku ahli digital forensik yang dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Adi Setya yang merupakan bagian dari Direktorat Tindak Pidana Siber Polri itu diminta keterangan sebagai ahli untuk Ferdy Sambo dkk di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (19/12).

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo (atas kiri) dan Putri Candrawathi (atas keempat kiri) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (19/12/2022). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Sementara daftar anggota grup itu ada nama atas nama Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Namun yang menggelitik dan mengundang tawa kecil di ruang persidangan adalah adanya kontak atas nama 'Tuhan Yesus'.

"Tadi ahli jelaskan ada grup WA 'Duren Tiga'. Siapa saja yang ada di dalam grup WA tab? Bisa Saudara ahli sampaikan kepada kami?" tanya penasihat hukum Ricky Rizal.

"Yang pertama kontak WhatsApp atas nama Richard, yang kedua kontak WhatsApp atas nama Ricky Wibowo, yang ketiga kontak WhatsApp atas nama Damson Koban, yang berikutnya kontak WhatsApp atas nama Daden, kemudian kontak WhatsApp atas nama Irjen Ferdy Sambo," kata Adi.

"Kemudian kontak WhatsApp atas nama Putri Candrawathi, kontak WhatsApp atas nama Diryanto, kontak WhatsApp atas nama Om Kuat kemudian kontak WhatsApp atas nama SMD, kontak WhatsApp atas nama Tuhan Yesus," kata Adi.

"Kemudian kontak WhatsApp atas nama Alfanzu, kemudian kontak WhatsApp atas nama Sadam, berikutnya kontak WhatsApp atas nama Gusti Sejati," sebut Adi.

"Berikutnya kontak WhatsApp atas nama Prayogi Iktara, kontak WhatsApp atas nama AR 19 dan yang terakhir kontak WhatsApp atas nama WTK 46," sambung Adi.

"Ahli transkrip dari handphone siapa saja? Menurut ahli, WhatsApp itu Saudara transkripkan dalam bentuk BAP dari saudara FS kah, atau dari saudara Ricky? Transkrip percakapan WA itu ahli dapat dari handphone siapa?" tanya penasihat hukum Ricky memperjelas.

"Barang bukti nomor 2850/STP dengan nama Richard," kata Adi.

"Dalam transkrip itu, adakah komentar terdakwa Ricky Rizal dalam grup WhatsApp tersebut atau barang bukti yang Saudara temukan, terkait Ricky Rizal, apa ada komentarnya?" tanya penasihat hukum Ricky.

"Saya harus cek-cek satu-satu dulu Pak, terkait pertanyaan tersebut," kata Adi.

"Tidak ada di BAP, saudara di BAP menjelaskan tidak ada komentar Ricky rizal, Saudara tetap berpegang pada BAP, ya?" tanya PH Ricky mempertegas.

"Iya," jawab Adi.

Ahli Digital Forensik Heri Priyanto, Ahli Balistik Adi Sumirat bersama Ahli Poligraf Aji Fibrianto Ar-Rosyid menunggu pemeriksaan sebagai saksi ahli kasus pembunuhan Brigadir Yosua di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (14/12/2022). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Pada sesi lain, Adi sempat dikonfirmasi jaksa mengenai nama kontak yang ditemukannya. Menurut dia, nama kontak tersebut ditemukan sudah tersimpan dalam handphone Eliezer.

"Data ini tersimpan di HP yang kami terima, nama ini muncul saat seseorang menyimpan nomor tersebut di dalam kontak dia. Jadi nama tersebut merupakan nama kontak yang tersimpan di dalam barang bukti digital," papar Adi.

"Kalau tidak diberi nama apa bisa terdeteksi itu nama orangnya?" tanya jaksa.

"Kalau tidak disimpan di dalam kontak, nama yang tampil adalah nama default yang di-setting oleh pemilik akun WA. Misal saya setting inisial AS, di situ akan muncul AS," jawab Adi.

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo tiba untuk menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (19/12/2022). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Sosok Bernama 'Tuhan Yesus' di Grup WA Duren Tiga Sambo Dkk Terungkap!

Sosok dengan nama profil 'Tuhan Yesus' di grup WhatsApp 'Duren Tiga' Ferdy Sambo dkk terungkap. Diduga, dia adalah Alfonsius Dua Lureng, yang berprofesi sebagai security di kediaman Sambo.

Hal tersebut diungkapkan oleh kuasa hukum salah satu terdakwa pembunuh Yosua, Ricky Rizal Wibowo, Zena Dinda Defega.

Ricky disebut sebagai admin grup yang dibuat beberapa hari setelah tewasnya Yosua itu. Di grup itu juga ada Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan para ajudannya.

"Kemarin, kan, pas di sebutkan semua nama-nama yang ada di kontak banyak, kan, ada salah satu namanya 'Tuhan Yesus', cuma pas saya tanyakan sama Mas Ricky katanya dia lupa. Cuma kalau tidak salah Alfonsius. Tapi Mas Ricky enggak yakin," kata Zena.

"Katanya, sih, seingat Mas Ricky, Alfonsius," tambah Zena.

Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal mendengar kesaksian Benny Ali di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ajudan hingga Driver Ferdy Sambo Keluar Grup WA

Sejumlah ajudan serta driver Ferdy Sambo disebut langsung keluar dari grup WhatsApp tak lama usai Brigadir Yosua tewas. Yosua tewas ditembak di Duren Tiga pada 8 Juli 2022.

Karena banyak yang meninggalkan grup, Ricky Rizal kemudian membuat grup baru dan diberi nama 'Duren Tiga'.

Zena menjelaskan bahwa sebelum Yosua tewas, sudah ada grup dengan nama yang sama yakni Duren Tiga. Ia menyebut grup tersebut adalah wadah komunikasi antara pekerja Ferdy Sambo dengan para ajudannya. Putri Candrawathi pun ada di dalamnya.

Menurut Zena, grup ini berbeda dengan grup ABS (Anak Buah Sambo) yang disebutnya hanya berisi ajudan.

"Grup [Duren Tiga] itu grup yang ada semua isi rumah, FS-PC [Ferdy Sambo-Putri Candrawathi], karena kalau grup ABS (anak buah sambo) itu yang cuma ajudan aja. Tapi kalau 'Duren Tiga' itu ada FS dan PC-nya. Ada semua ART, ajudan, driver, FS-PC," kata Zena.

Namun setelah tewasnya Yosua, semua anggota grup itu keluar. Meski demikian, Zena tak menjelaskan lebih jauh alasan mereka keluar.

Karena sudah tidak ada anggotanya, Ricky kemudian membuat grup baru dengan nama yang sama, 'Duren Tiga'. Anggotanya juga termasuk Sambo dan anak buahnya.

Berikut nama-nama anggota grup tersebut:

  • Richard Eliezer

  • Ricky Wibowo

  • Damson Koban,

  • Daden

  • Irjen Ferdy Sambo

  • Putri Candrawathi

  • Diryanto

  • Kuat Ma'ruf

  • Kontak WhatsApp atas nama SMD

  • Kontak WhatsApp atas nama Tuhan Yesus

  • Alfanzu

  • Sadam

  • Kontak WhatsApp Atas nama Gusti Sejati

  • Prayogi Iktara

  • Kontak WhatsApp atas nama AR 19

  • Kontak WhatsApp atas nama WTK 46.