Serangan Israel ke Teheran, Khamenei Diungsikan ke Luar Kota

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepulan asap terlihat membumbung tinggi setelah ledakan dilaporkan terjadi di Teheran pada 28 Februari 2026. Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Kepulan asap terlihat membumbung tinggi setelah ledakan dilaporkan terjadi di Teheran pada 28 Februari 2026. Foto: AFP

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tidak berada di Teheran dan telah diungsikan ke lokasi aman, Sabtu (28/2).

Pemindahan Khamenei ini dilakukan setelah Israel mengklaim melancarkan serangan pendahuluan ke Iran yang memicu sejumlah ledakan di ibu kota.

Informasi mengenai keberadaan Ali Khamenei disampaikan seorang pejabat Iran kepada Reuters. Pejabat tersebut memastikan bahwa Khamenei sudah tidak lagi berada di Teheran menyusul eskalasi keamanan.

“Pemimpin Tertinggi tidak berada di Teheran dan telah diungsikan ke lokasi yang aman,” kata pejabat tersebut.

Militer Israel menyebut serangan itu sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman dari Iran.

“Kami telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap target-target di Iran,” demikian pernyataan pihak Israel, dikutip Reuters.

Sebuah grafiti di dinding bertuliskan "Turunkan AS", setelah Israel mengatakan telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran, di Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026). Foto: Majid Asgaripour/WANA via Reuters

Hingga kini, otoritas Iran belum merinci dampak serangan maupun kemungkinan korban akibat ledakan tersebut. Situasi di Teheran dilaporkan mencekam setelah suara ledakan terdengar di beberapa titik kota.

Eskalasi terbaru ini berpotensi memperluas konflik di kawasan, mengingat Iran dan Israel selama bertahun-tahun terlibat ketegangan yang kerap memanas melalui serangan terbatas maupun operasi tidak langsung di berbagai wilayah Timur Tengah.