Serba-serbi Meteor Melintas di Langit Cirebon
7 Oktober 2025 8:35 WIB
·
waktu baca 3 menit
Serba-serbi Meteor Melintas di Langit Cirebon
Bola api di langit Cirebon, Jawa Barat, menghebohkan warga. Kilatan cahaya sempat terekam warga dan videonya viral. kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Bola api di langit Cirebon, Jawa Barat, menghebohkan warga. Kilatan cahaya sempat terekam warga dan videonya viral.
ADVERTISEMENT
Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Professor Thomas Djamaluddin menyimpulkan cahaya dan dentuman yang terdengar di wilayah Cirebon, Jawa Barat ada Minggu (5/10) malam adalah meteor.
Ia memprediksi benda langit itu jatuh di laut.
“Saya menyimpulkan itu adalah meteor cukup besar yang melintas memasuki wilayah Kuningan-Kabupaten Cirebon. Meteor jatuh di Laut Jawa,” kata Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin kepada kumparan, Minggu (5/10).
Thomas menjelaskan, kesimpulan tersebut diperoleh dari hasil analisis terhadap sejumlah kesaksian warga dan data dari BMKG.
BRIN soal Meteor Terlihat di Langit Cirebon: Biasa dan Tak Berbahaya
Thomas menjelaskan, meteor yang jatuh di Cirebon tergolong meteor biasa atau tidak langka. Meski ukurannya cukup besar.
ADVERTISEMENT
"Tergolong biasa, karena waktu dan titik jatuh bisa kapan saja dan di mana saja," kata Thomas melalui pesan singkat, Senin (6/10).
Thomas menambahkan, suara dentuman keras terjadi karena meteor tersebut menghantam laut. Namun menurut catatannya, tidak pernah terjadi meteor jatuh di permukiman.
"Ya, tidak bahaya, kecuali kalau titik jatuhnya di wilayah pemukiman (tetapi blm ada dalam catatan sejarah)," katanya.
"Tapi, semakin besar ukurannya, getaran makin besar," sambung dia.
Cerita Warga Cirebon Dengar Dentuman Minggu Malam: Kaca Sampai Bergetar
Warga Cirebon dibuat geger oleh suara dentuman keras yang terdengar pada Minggu (5/10) malam. Suara mirip ledakan atau petir itu terdengar jelas di berbagai wilayah Kabupaten Cirebon, bahkan hingga membuat kaca rumah warga bergetar.
ADVERTISEMENT
Ega Adriansyah (23), warga Kecamatan Karangwareng, mengaku mendengar suara dentuman yang cukup keras.
“Saya dan banyak warga mendengar dentuman itu,” ujarnya, Senin (6/10).
Hal serupa juga dirasakan warga di Kecamatan Gunung Jati. Ivan, warga Klayan, menceritakan dentuman tersebut disertai getaran sehingga sempat membuat keluarganya panik.
“Ada suara dentuman cukup keras di daerah Klayan, sampai kaca rumah bergetar,” katanya.
Di Desa Munjul, Kecamatan Astanajapura, suara yang sama juga terdengar.
“Saya, ibu, dan keluarga mendengar suara dentuman,” tutur Fathnur.
BMKG Catat Getaran
BMKG di Cirebon mencatat getaran pada Minggu (5/10) sore, diduga bertepatan dengan jatuhnya meteor.
"Sensor seismik BMKG dengan Kode ACJM yang berlokasi di Atanajapura Cirebon mencatat adanya event getaran signifikan, diduga terkait jatuhnya meteor," kata Daryono, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.
Sejumlah Hoaks
Munculnya bola api dan dentuman keras di Cirebon diiringi dengan sejumlah video hoaks. Misalnya hoaks tentang kilatan warna merah yang meluncur yang ternyata berasal dari flare gun. Ada juga hoaks kebakaran lahan di pinggir jalan tol yang dinarasikan dampak dari jatuhnya meteor.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, dalam video yang diyakini sebagai meteor, tampak kilatan terang berwarna kehijauan. Pada ahli mengatakan, warna hijau menunjukkan kandungan magnesium di benda langit tersebut.
