Serba-serbi Pelantikan Panglima TNI, KSAD, Dubes dan Kepala BNPB

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 8 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenderal TNI Andika Perkasa saat dilantik sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Foto: Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Jenderal TNI Andika Perkasa saat dilantik sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Foto: Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Jokowi melantik empat pejabat negara baru pada Rabu (17/11). Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta.

Dalam pelantikan ini, Jokowi melantik Panglima TNI, KSAD, 17 duta besar negara sabahat dan Kepala BNPB baru. Pelantikan dimulai pukul 13.30 WIB.

Pelantikan dihadiri banyak tamu undangan. Mulai dari Iriana Widodo, Wapres Ma'ruf Amin, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, Menko Polhukam Mahfud MD, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menhan Prabowo Subianto.

Ada pula Ketua Dewan Pengarah BRIN dan Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri.

Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M Tonny Harjono saat pelantikan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Foto: Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden

Pertama, Jokowi melantik Panglima TNI. Jenderal TNI Andika Perkasa resmi menjadi Panglima TNI. Andika menggantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun.

Sebelumnya, Andika disepakati menjadi Panglima TNI dalam rapat paripurna di DPR pekan lalu. Ia lolos dalam fit dan proper test Komisi I DPR. Jokowi mengajukan Andika sebagai calon tunggal Panglima TNI.

Acara pelantikan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian, pihak Sesmil Presiden membacakan Keputusan Presiden mengenai pengangkatan Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Keppres tersebut bernomor Keppres RI Nomor 106/TNI/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI.

"Memutuskan dan menetapkan memberhentikan dengan hormat Marsekal Hadi Tjahjanto dari jabatannya sebagai Panglima TNI disertai ucapan terima kasih atas jasa-jasanya," kata Sesmil Presiden Marsda TNI M Tonny Harjono.

"Kedua, mengangkat Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI," lanjut dia.

Keppres ini berlaku sejak saat pelantikan pejabat selesai.

Setelah pembacaan Keppres, Jokowi melantik Andika. Jokowi membacakan sumpah jabatan yang kemudian diikuti Andika.

Presiden Joko Widodo saat melantik Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Foto: Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden

Jokowi membacakan sumpah jabatan yang kemudian diikuti Andika.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Andika sambil mengikuti Jokowi.

"Saya akan menjunjung tinggi sumpah prajurit," kata Andika.

Setelah membacakan sumpah jabatan, Andika menandatangani Berita Acara Pelantikan. Menhan Prabowo menjadi saksi penandatanganan Berita Acara Pelantikan. Setelah itu, acara pelantikan ditutup dengan Lagu Indonesia Raya.

Pelantikan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (17/11). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Jokowi Lantik Dudung Abdurachman Jadi KSAD

Kedua, Jokowi melantik Dudung Abdurachman sebagai KSAD. Pelantikan Dudung sebagai KSAD digelar setelah Jokowi melantik Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. Dudung menggantikan Andika Perkasa yang sebelumnya menjabat KSAD.

Sesmil Presiden membacakan Keputusan Presiden mengenai pengangkatan Dudung Abdurachman sebagai KSAD. Keppres tersebut Keppres Nomor 107/TNI/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Memutuskan menetapkan kesatu memberhentikan dengan hormat Jenderal TNI Andika Perkasa," kata Sesmil Presiden.

"Mengangkat Letjen TNI Dudung Abdurachman sebagai KSAD," lanjut dia.

Setelah pembacaan Keppres, Jokowi melantik Dudung. Jokowi membacakan sumpah jabatan yang kemudian diikuti Dudung.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Dudung mengikuti Jokowi.

Sesmil Presiden kemudian membacakan Keppres soal kenaikan pangkat Dudung menjadi Jenderal. Sesmil Presiden membacakan Keppres Nomor 108/TNI/2021 tentang Kenaikan pangkat dalam golongan perwira tinggi TNI.

"Memutuskan menaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi pada perwira TNI atas nama Dudung Abdurachman menjadi Jenderal TNI terhitung mulai tanggal ditetapkan Keppres ini," kata Sesmil.

Setelah itu, acara pelantikan ditutup dengan Lagu Indonesia Raya.

Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Suharyanto dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Jokowi Lantik Mayjen Suharyanto Jadi Kepala BNPB

Dalam pelantikan ketiga, Jokowi melantik Mayjen TNI Suharyanto menjadi Kepala BNPB. Ia menggantikan Letjen TNI Ganip Warsito yang memasuki masa pensiun.

Surat keputusan Presiden dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Setneg Nanik Purwanti. Keppres pengangkatan Suharyanto bernomor 140B Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

"Mengangkat Mayor Jenderal TNI Suharyanto S.Sos., M.M., sebagai Kepala BNPB dan kepada yang bersangkutan diberikan hak keuangan dan administrasi setingkat menteri," ucap Nanik.

Kemudian Presiden Jokowi membacakan sumpah jabatan yang kemudian diikuti Suharyanto.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," ucap Suharyanto.

Dengan pelantikan ini, Mayjen TNI Suharyanto naik pangkat menjadi Letjen TNI. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Suharyanto juga akan mengisi Ketua Satgas COVID-19 yang ditinggalkan Letjen Ganip.

Presiden Joko Widodo melantik Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Foto: Puspen TNI

Jokowi Lantik 12 Dubes

Keempat, Jokowi melantik 12 duta besar negara sahabat. Pelantikan ini merupakan gelombang kedua setelah Jokowi melantik 17 dubes pada 25 Oktober lalu.

Surat keputusan pelantikan dubes dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Setneg Nanik Purwanti.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin Jokowi dan diikuti oleh seluruh calon dubes yang hadir.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan melaksanakan dengan setia petunjuk yang diberikan pemerintah pusat dan akan mengikuti dengan setia," ucap seluruh calon duta besar.

Berikut daftar 12 calon duta besar yang dilantik:

1. Calon Dubes RI Roma, M. Prakosa

2. Calon Dubes RI Portugal, Rudy Alfonso

3. Calon Dubes RI Kiev, Ghafur Akbar Dharmaputra

4. Calon Dubes RI Warsawa, Anita Luhulima

5. Calon Dubes Zagreb, Suwartini Wirta

6. Calon Dubes New Delhi, Ina Krisnamurti

7. Calon Dubes Ottawa, Daniel Tumpal Simanjuntak

8. Calon Dubes Tunis, Zuhairi Misrawi

9. Calon Dubes Wina, Damos Agusman

10. Calon Dubes Dhaka, Heru Subolo

11. Calon Dubes Seoul, Gandi Sulistiyanto

12. Calon Dubes Tanzania, Triyogo Jatmiko.

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan keterangan pers usai dilantik menjadi Panglima TNI di area Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Andika Perkasa Usai Dilantik Jadi Panglima: Kehormatan Atas Kepercayaan Presiden

Setelah dilantik menjadi Panglima TNI, Andika menjelaskan posisinya saat ini adalah sebuah kehormatan.

“Ini suatu kehormatan besar bagi saya dan keluarga atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden RI dan dukungan dari DPR RI sehingga akhirnya saya bisa dilantik,” kata Andika.

Terkait apa yang akan dikerjakan ke depan, Andika tak banyak berkomentar. Ia hanya menekankan program kerja yang ada akan dilanjutkan.

“Program kerja kita akan melanjutkan secara umum karena kita sudah dibatasi ruang-ruang yang sudah dicantumkan UU 34 Tahun 2004. Saya akan terus [lanjutkan] tapi memang detailnya saja dari tiap-tiap tugas itu yang perlu sedikit evaluasi di sana sini,” urai Andika.

“Tetapi intinya saya akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Andika berpesan kepada seluruh prajurit TNI di Indonesia bahwa ia ingin menjadi keluarga dari seluruh prajurit.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan keterangan pers usai pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/11/2021). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Jenderal Dudung Usai Resmi Jabat KSAD: TNI AD Pasti Hadir Jika Rakyat Kesulitan

Usai dilantik, Dudung menyampaikan rasa syukur karena sudah diberi kepercayaan oleh Jokowi untuk memimpin TNI AD. Ia berjanji akan melanjutkan kerja keras yang telah dirintis Andika Perkasa.

“Saya mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas dilantiknya saya sebagai kepala staf Angkatan Darat. Khususnya berterima kasih kepada Presiden RI yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin Angkatan Darat,” kata Dudung.

“Saya mengapresiasi apa yang sudah dicapai oleh Jenderal TNI Andika Perkasa pada saat Kepala Staf Angkatan Darat. Kami akan melanjutkan apa yang sudah dirintis,” imbuhnya.

Eks Pangkostrad itu memastikan, dirinya akan mengimplementasikan visi dan misi Andika yang sudah disampaikan pada saat fit and proper test di DPR RI. Termasuk meningkatkan kesejahteraan TNI AD.

Terakhir, Dudung mengatakan dirinya mendapat pesan khusus dari Jokowi untuk selalu siap sedia membantu program pemerintah.

“Saya akan menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Darat pedomani 8 wajib TNI, khususnya yang ke-8, menjadi contoh dan mempelopori segala usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. TNI Angkatan Darat harus hadir dimanapun adanya kesulitan yang diderita oleh masyarakat,” tutup Dudung.

Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Suharyanto dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Kepala BNPB Suharyanto Ungkap Pesan Jokowi: Lagi Musim Bencana, Segera Bekerja

Menurut Suharyanto, tugas memimpin BNPB merupakan kebanggaan sekaligus konsekuensi dalam upaya menangani berbagai bencana di Indonesia.

"Khususnya di penanggulangan bencana tentunya negara kita Indonesia ini tidak bisa lepas dari bencana karena letak geografisnya sedemikian rupa. Sehingga hampir dipastikan selalu bergerak, banyak gempa. Kemudian di pengujung tahun, di awal-awal tahun, seperti ini banjir di mana-mana," ucap Suharyanto.

Dari persoalan itu, Suharyanto menilai BNPB perlu terus hadir dalam setiap tahapan penanggulangan bencana. Mulai dari meningkatkan edukasi serta mitigasi bencana.

Ia juga memastikan BNPB akan selalu hadir dalam situasi bencana apa pun, sehingga masyarakat diharapkan tidak terlalu lama menanggung akibat bencana tersebut.

"Sehingga masyarakat yang [wilayahnya] terdapat bencana dapat dipastikan tidak terlalu lama menanggung akibat dampak bencana. Dan setelah itu juga BNPB perlu hadir dalam program-program rehabilitasi dan rekonstruksi," tuturnya.

Selain itu, Suharyanto juga akan tetap melanjutkan program kerja yang sudah dilakukan dan dicapai oleh Kepala BNPB sebelumnya.

Ia juga mengungkapkan pesan Presiden Jokowi yang memintanya segera bekerja dan bersiap menghadapi musim bencana