Serba-serbi Pemimpin Negara G20 Tanam Mangrove

17 November 2022 5:45
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo bersama perwakilan delegasi KTT G20 menanam pohon mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai pada hari kedua KTT G20 Indonesia di Denpasar, Bali, Rabu (16/11). Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo bersama perwakilan delegasi KTT G20 menanam pohon mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai pada hari kedua KTT G20 Indonesia di Denpasar, Bali, Rabu (16/11). Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto
ADVERTISEMENT
Memasuki hari kedua KTT G20, Presiden Jokowi membuka agenda dengan penanaman mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai bersama dengan seluruh delegasi, Rabu (16/11) pagi.
ADVERTISEMENT
Terlihat ada beberapa pimpinan negara yang ikut serta. Mulai dari Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Amerika Serikat Joe Biden, hingga Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Ghebreyesus. Para delegasi kompak menggunakan baju berwarna putih.
Saat tiba di bagian tengah, Jokowi dan pimpinan negara anggota G20 berdiri berjajar dan kompak menanam mangrove bersama-sama.
Usai memasukkan bibit mangrove mereka menggunakan cangkul untuk memastikan bibit tertanam sempurna. Anggota delegasi G20 ini juga tampak berfoto bersama dengan mengangkat cangkul.
Joe Biden Terlambat Hadir Penanaman Mangrove Bareng Jokowi di Sela KTT G20
Presiden Joko Widodo menolong Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang tersandung di lokasi persemaian dan pembibitan pohon mangrove dalam rangkaian kegiatan KTT G20 di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (16/11/2022). Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo menolong Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang tersandung di lokasi persemaian dan pembibitan pohon mangrove dalam rangkaian kegiatan KTT G20 di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (16/11/2022). Foto: kumparan
Ada pemandangan menarik saat acara penanaman mangrove di sela KTT G20. Kegiatan ini direncanakan dimulai pukul 09.00 WITA, namun baru pukul 10.30 WITA Joe Biden baru tiba di lokasi acara.
ADVERTISEMENT
Keterlambatan ini dikaitkan dengan pertemuan darurat yang digelar Biden mengenai rudal yang meledak di Przewodow, sebuah desa di Polandia timur dekat perbatasan dengan Ukraina. Ledakan ini menewaskan 2 orang.
Ada beberapa negara yang dikabarkan ikut serta dalam pertemuan ini yaitu Amerika Serikat, Jerman, Kanada, Belanda, Jepang, Spanyol, Italia, Prancis, dan Inggris.
Biden Tersandung saat Berjalan ke Lokasi Tanam Mangrove di Bali
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Perdana Menteri India Narendra Damodardas Modi mengangkat cangkulnya usai menanam pohon mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai Bali. Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Perdana Menteri India Narendra Damodardas Modi mengangkat cangkulnya usai menanam pohon mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai Bali. Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto
Joe Biden saat mengikuti acara penanaman mangrove sempat tersandung saat menaiki anak tangga terakhir. Kaki kanannya salah menapak. Saat itu Jokowi pun langsung 'melindungi' Biden.
Namun, ini tak sampai mengganggu acara di sela KTT G20 ini. Biden dan kepala negara lainnya sudah siap untuk menanam mangrove.
Acara ini digelar sebagai bentuk kepedulian negara G20 terkait perubahan iklim. Indonesia harus berkontribusi karena memiliki hutan mangrove yang cukup banyak.
ADVERTISEMENT
Mengenal Tahura Ngurah Rai, Tempat Tanam Bakau KTT G20
Presiden Joko Widodo (kiri) menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat Joe Biden di lokasi persemaian dan penanaman pohon mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai pada hari kedua KTT G20 Indonesia di Denpasar, Bali, Rabu (16/11/2022). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo (kiri) menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat Joe Biden di lokasi persemaian dan penanaman pohon mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai pada hari kedua KTT G20 Indonesia di Denpasar, Bali, Rabu (16/11/2022). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto
Kawasan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Bali menjadi salah satu lokasi kegiatan KTT G20 di Bali pada 15 dan 16 November 2022.
Perwakilan negara-negara anggota G20 mengunjungi kawasan hutan tersebut pada Rabu (16/11) untuk bersama-sama menanam bakau guna menekankan peran penting mangrove.
Lantas, seperti apa Tahura?
Tahura Ngurah Rai adalah satu-satunya taman hutan raya yang ada di Provinsi Bali. Kawasan mangrove ini berada di kawasan bertipe hutan payau yang selalu tergenang air payau dan dipengaruhi oleh pasang surut.
Secara total, Tahura Ngurah Rai berada memiliki luas 1.373,5 hektare. Kawasan ini terbentang di dua daerah tingkat dua yakni Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.
ADVERTISEMENT
Bila dilihat dari vegetasinya, Tahura Ngurah Rai memiliki fungsi mencegah abrasi yang mengancam Bali dengan berisi 33 jenis mangrove. Dengan terbanyak jenis perapat atau pidada putih yang dalam bahasa Bali disebut prapat.
Jokowi: Pemimpin Negara Kaget Ada 6 Juta Bibit Mangrove di Bali
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Perdana Menteri India Narendra Damodardas Modi (kiri) dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (kanan) mengangkat cangkulnya usai menanam pohon mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai Bali. Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Perdana Menteri India Narendra Damodardas Modi (kiri) dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (kanan) mengangkat cangkulnya usai menanam pohon mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai Bali. Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto
Jokowi mengajak para pemimpin negara melihat upaya Indonesia merevitalisasi kawasan pantai. Jokowi menyebut, para pemimpin dunia yang hadir terkejut dengan adanya jutaan bibit mangrove yang ditanam.
Dalam satu lokasi mencapai 6 juta bibit. Ia memastikan bahwa ke depan akan ada 33 lokasi lainnya dengan jumlah mangrove yang tak jauh berbeda di setiap lokasinya.
“Mereka banyak yang kaget, kita sudah melakukan sejauh ini dan mereka mengatakan ini sebuah pekerjaan konkret, karena di sini memiliki kapasitas 6 juta bibit, itu baru satu lokasi, tadi saya sampaikan tahun depan kita akan memiliki 33 lokasi, sekarang 5 sudah selesai yang sisanya dalam proses berjalan,” kata Jokowi.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020