Serba-serbi Peresmian Masjid At-Taufiq

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana tahlilan Haul ke-9 Taufiq Kiemas di Masjid At Taufiq, di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Rabu (8/6). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana tahlilan Haul ke-9 Taufiq Kiemas di Masjid At Taufiq, di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Rabu (8/6). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Presiden Jokowi bersama Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Masjid At-Taufiq di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (8/6). Peresmian ini dilakukan di hari peringatan 9 tahun wafatnya Taufiq Kiemas.

Pembangunan Masjid At-Taufiq diprakarsai oleh Puan Maharani sebagai putri Taufiq Kiemas. Pada momen haul Alm Taufiq Kiemas dan peresmian Masjid At-Taufiq ini, Puan mengenang dedikasi dan pengabdian ayahnya kepada Indonesia.

“Tokoh negarawan seperti Almarhum Pak Taufiq, saat meninggalkan dunia ini beliau meninggalkan legacy, seperti legacy nilai-nilai kebangsaan yang Almarhum terus perjuangkan semasa hidupnya,” kata Puan yang mengikuti peresmian Masjid At-Taufiq secara daring.

Ia juga mengatakan, semasa hidupnya, Taufiq Kiemas terus membangun jembatan-jembatan persatuan berbagai elemen bangsa melalui pemikiran, ucapan, dan tindakan. Menurut Puan, sang ayah selalu meyakini Indonesia hanya bisa besar dan maju ketika semua anak bangsa bisa bersatu dan saling gotong royong.

Presiden Joko Widodo meresmikan Masjid At-Taufiq di Lenteng Agung, Jakarta. Rabu (8/6). Foto: Dok. Istimewa

Jokowi Kenang Sosok Taufiq Kiemas

Presiden Jokowi secara khusus mengenang sosok almarhum eks Ketua MPR Taufiq Kiemas. Jokowi menilai suami Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri itu adalah seorang tokoh bersejarah.

“Saya hadir di Masjid At-Taufiq untuk mengenang jasa Pak Taufiq Kiemas yang berperan besar dalam sejarah politik Indonesia,” kata Jokowi dalam sambutannya di peresmian Masjid At-Taufiq di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (8/6)

“Beliau nasional dan religius,” tegas Jokowi.

Jokowi menambahkan, figur Taufiq Kiemas tumbuh dari keluarga yang taat agama sekaligus hidup dalam nuansa nasionalis yang kokoh. Jokowi pun mengenang Taufiq Kiemas sebagai seorang politikus ulung.

“Politisi dengan jejaring kuat, komunikator baik dan mampu merangkul perbedaan,” ungkap Jokowi.

Taufiq dikenal sebagai Bapak empat pilar yang atas kegigihannya membumikan Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika. Jokowi juga menyebut sosok Taufiq sebagai pejuang kemanusiaan.

“Jiwa sosial dalam pendidikan dan sukarelawan,” kata Jokowi.

Presiden Joko Widodo bersama Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri saat meresmikan Masjid At-Taufiq di Lenteng Agung, Jakarta. Rabu (8/6). Foto: DPP PDIP

Megawati Berterima Kasih ke Jokowi karena Resmikan Masjid At-Taufiq

Pada pidatonya, Megawati menyampaikan terima kasih kepada Jokowi yang menyempatkan hadir dan ikut meresmikan masjid tersebut.

"Masjid ini dibangun untuk mengenang Pak Taufiq Kiemas. Sebagai wakil keluarga besar Pak Taufiq, saya berterima kasih kepada Jokowi yang telah hadir," ucap Megawati di lokasi.

Megawati mengatakan, Masjid tersebut merupakan bekas kantor pusat partai dan kemudian dialihfungsikan menjadi Sekolah Partai PDIP.

Usai diresmikan, Megawati berharap masjid dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas, terutama masyarakat umum dan kader PDIP beraktivitas di sekitar lokasi masjid.

"Selain tempat ibadah, Masjid At-Taufiq juga bisa digunakan sebagai kegiatan sosial penguatan pancasila," tandas Mega.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Kepala BIN Budi Gunawan, Kepala BRIN Laksamana Tri Handoko, hingga Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Jajaran menteri hadir Menkumham Yasonna Laoly, Seskab Pramono Anung, hingga Mensos Tri Rismaharini.

Suasana tahlilan Haul ke-9 Taufiq Kiemas di Masjid At Taufiq, di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Rabu (8/6). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Jokowi Harap Masjid At-Taufiq Tidak Pertentangkan Islam dan Pancasila

Jokowi berharap masjid ini bisa mengambil dua peran sentral. Pertama, Jokowi ingin agar Masjid At-Taufiq bisa menjadi tempat ibadah bagi umat Islam sebagaimana diperintahkan Nabi Muhammad SAW.

"Kita harap masjid ini juga jadi pusat peradaban. Tidak mempertentangkan Islam dan Pancasila. Justru memperkokoh keselarasan Pancasila, Islam, dan agama," kata Jokowi di lokasi, Rabu (8/6).

"Memperkuat UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika dengan Islam. Membawa kemajuan Indonesia. Jadikan rakyat Indonesia sejahtera, makmur, maju, seperti dicita-citakan Bung Karno dan para founding father," jelas Jokowi.

Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri saat meresmikan Masjid At-Taufiq di Lenteng Agung, Jakarta. Rabu (8/6). Foto: Dok. Istimewa

Jokowi: Ibu Mega seperti Ibu Saya Sendiri, Kalau Kadang Ada Perbedaan, Wajar

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengibaratkan Megawati seperti ibunya sendiri. "Ibu Mega seperti ibu saya sendiri. Saya sangat hormati beliau. Dan hubungan (seperti) anak dan ibu, hubungan batin. Saya sangat hormat pada beliau yang selalu penuh rasa kepercayaan, yang tidak pernah berubah," kata Jokowi di lokasi, Rabu (8/6).

Namun, Jokowi mengatakan, seperti layaknya ibu dan anak, perbedaan pasti terjadi. Jika terjadi perbedaan, itu bukanlah sebuah masalah.

"Kemudian, kalau dalam perjalanan panjang, kadang ada perbedaan anak, ibu, wajar saja, biasa," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengaku sudah janjian dengan Megawati tiga bulan lalu untuk meresmikan Masjid At-Taufiq. Dua bulan lalu, ia juga sudah diingatkan oleh Puan Maharani.

"Di Ancol juga diingatkan lagi," kata dia.

embed from external kumparan