Seribuan Al-Quran di Masjid Al-Jabar Hilang: Yang Sudah Baca Tak Kembalikan Lagi

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyebut lebih dari seribu Al-Quran yang ada di Masjid Raya Al-Jabar telah raib sejak pertama kali masjid diresmikan dan dibuka untuk umum pada bulan Desember 2022.
"Itu fakta memang kehilangan, angkanya saya koreksi tidak sebanyak itu (data awal 7 ribu) tapi di atas seribu," kata Ridwan pada Selasa (20/6).
Ridwan mengaku tak dapat berbuat banyak atas hilangnya ribuan kitab suci tersebut. Padahal, sambung dia, pihak DKM masjid sudah memberikan peringatan agar kitab suci yang dibawa dari rak harus dikembalikan ke tempatnya. Namun, tampaknya imbauan itu tak digubris.
"Mungkin mereka sangat mencintai Al-Quran, ingin membaca, Al-Quran-nya bagus. Tapi itu kan properti Al-Jabbar, kalau mau beli bisa online, itu buat dibaca di tempat," ucap dia.
Lebih lanjut, Ridwan menyebut bahwa hilangnya kitab suci merupakan sebuah dinamika untuk masjid yang baru berdiri seperti Masjid Raya Al-Jabar. Selain adanya kehilangan Al-Quran, dia juga menyebut dinamika lain yang terjadi di Masjid Raya Al-Jabar adalah sampah.
"Sekarang bersih, nyampah enggak ada. Semua butuh waktu, ini juga sama, persis seperti dulu," ujar Ridwan yang merupakan politikus Partai Golkar itu.
