Seseorang Tiba-tiba Bakar Barang Sekitar Warteg di Jaktim, Polisi Selidiki
·waktu baca 2 menit

Seseorang yang belum diketahui identitasnya membakar sejumlah objek di sekitar warung nasi Jalan Arjuna, Matraman, Jakarta Timur pada Minggu (10/5) dini hari. Akibatnya, warung nasi yang ada di lokasi juga nyaris dilalap api.
Berdasarkan video kamera pengawas yang beredar di sosial media, nampak ada seseorang yang datang lalu dengan sengaja membakar sejumlah barang.
Ada tiga barang yang dibakar oleh orang tersebut; sampah, terpal, dan daun-daun kering. Objek-objek ini berada dekat dengan warung nasi.
“Pertama itu ada sampah di deket warung itu dibakar. Yang kedua ada di warung nasi juga itu, sederetan itu juga, itu ada terpal dibakar. Saya lihat itu (yang ketiga) bekas daun-daun kering, kotor, itu dibakar,” ungkap Kapolsek Matraman, AKP Suripno saat dihubungi, Senin (11/5).
Akibatnya, api yang dihasilkan cukup besar. Awalnya tak ada orang yang melihat, namun ada seorang tukang ojek yang melintas dan menggedor warung nasi itu untuk memberi tahu kobaran api di dekat warung nasinya.
“Yang warteg itu orangnya tidur. Itu orang ini malah, tukang ojek yang ngasih tahu. Ada api nyala itu, ada yang gedor-gedor gitu. ‘Lah siapa yang bakar, siapa yang bakar?’ gitu kan. ‘Enggak tahu itu’ akhirnya dimatiin, akhirnya mati kan,” tutur Suripno.
Suripno mengatakan bila api tak segera dimatikan, berpotensi merembet kepada warung nasi tersebut. Meski demikian, Suripno masih menyelidiki motif seseorang itu membakar sejumlah benda. Termasuk apakah orang tersebut membawa alat untuk menyalakan api seperti minyak dan sebagainya.
“Saya itu tadi cek ke titik-titik lokasi yang dibakar dan juga periksa CCTV. Terus saya analisa motif, modusnya itu apa, itu belum terbaca. Dia nggak bawa untuk apa, minyak apakah apa gitu, enggak,” sebutnya usai.
Setelah melakukan pengecekan pada Senin (11/5) sekitar pukul 08.30 WIB, Suripno meminta kepada warga sekitar untuk menggelar piket malam. Hal itu agar orang-orang mencurigakan dapat teridentifikasi dan dilaporkan kepada polisi.
“Ini tugas kita bersama lah antisipasi untuk RT/RW juga pemantauan malam ada yang tugas piket, poskamling. Terus saya minta kerjasamanya mungkin kalau ada orang-orang yang mencurigakan cepat yang terinfo ke kita gitu, biar cepat keungkap,” ujarnya.
Sementara itu, Suripno menegaskan bahwa peristiwa ini masih dalam penyelidikan oleh Polsek Kebon Jeruk.
