Seskab Teddy Jamin Pemerintah Terbuka Kritik: Tapi Jangan Sampai Kaburkan Fakta
·waktu baca 2 menit

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menegaskan pemerintah terbuka terhadap berbagai kritik dan masukan dari masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar kritik yang disampaikan tidak mengaburkan fakta terkait capaian yang telah diraih pemerintah.
Pernyataan tersebut disampaikan Teddy melalui unggahan di akun Instagram @sekretariat.kabinet pada Senin (1/6).
"Jadi ruang untuk setiap masukan tentu kita terima. Tapi jangan sampai kita mengaburkan fakta tentang semua hasil yang telah kita capai. Saya rasa itu," kata Teddy.
Menurut Teddy, keputusan terkait pertemuan Presiden dengan kepala negara lain dalam berbagai forum internasional merupakan kewenangan Presiden dengan mempertimbangkan masukan dari Menteri Luar Negeri.
"Jadi gini, pertemuan dengan kepala negara lain di suatu event itu yang menentukan adalah Bapak Presiden dan juga saran dari Menteri Luar Negeri. Dan beliau-beliau lah, yang mengetahui mana yang prioritas, mana pertemuan yang harus diutamakan. Mana pertemuan yang bisa langsung ataupun cukup menggunakan telepon," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa setiap agenda diplomasi memiliki pertimbangan tersendiri, termasuk terkait publikasi kepada masyarakat. Menurutnya, tidak semua pertemuan harus diumumkan ke publik karena terdapat pertimbangan diplomatik yang menjadi kewenangan pemerintah.
"Mana pertemuan yang perlu diberitakan, mana yang tidak diberitakan. Dan saya rasa semua diplomat hebat tahu itu. Jadi kurang elok rasanya kalau itu masih dipermasalahkan," pungkasnya.
