Seskab Teddy: Presiden Instruksikan Kirim Bantuan Tambahan ke NTT-Kalimantan

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan, pemerintah kembali bergerak cepat menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak bencana.
Teddy mengatakan, sebanyak enam pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) diberangkatkan untuk membawa bantuan logistik ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.
Tiga pesawat diterbangkan menuju NTT, masing-masing dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere yang membawa total 31 ton logistik siap makan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
“3 pesawat menuju Nusa Tenggara Timur (NTT), masing-masing dengan tujuan Labuan Bajo dan Maumere, membawa 31 ton logistik siap makan, berupa biskuit, wafer, protein bar, roti, berbagai kebutuhan pangan lainnya, serta mainan untuk anak-anak,” ujar Teddy dalam keterangannya, Senin (24/8).
Pada saat yang sama, Teddy menjelaskan, tiga pesawat TNI AU lainnya diterbangkan menuju Kalimantan dengan tujuan Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin dengan membawa 500 unit mesin pompa air untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan lahan gambut.
“Sementara itu, 3 pesawat menuju Kalimantan, masing-masing ke Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin, membawa 500 unit mesin pompa air yang merupakan bagian dari 2.000 unit mesin pompa yang akan dikirimkan secara bertahap sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto dan permintaan para Gubernur di Kalimantan,” ungkap dia.
Teddy menegaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan agar seluruh proses penanganan bencana dilaksanakan secara cepat dan terpadu dan juga meminta seluruh unsur terkait memastikan bantuan yang dikirim pemerintah benar-benar tiba dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Arahan Presiden Prabowo sangat jelas, penanganan harus dilakukan secara cepat dan terpadu, serta setiap unsur harus pastikan bantuan logistik benar-benar sampai dan diterima masyarakat yang membutuhkan,” ujar Teddy.
