Seskab Teddy Sebut Pemerintah Targetkan 5.000 Jembatan Rampung Akhir 2026

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya. Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet
zoom-in-whitePerbesar
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya. Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya membagikan video yang menampilkan progres pembangunan jembatan gantung di berbagai wilayah Indonesia melalui akun media sosialnya Minggu (21/6).

Teddy menegaskan bahwa pembangunan jembatan tidak sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membuka akses dan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini terisolasi oleh kondisi geografis.

"Membangun jembatan, menghubungkan harapan," tulis Teddy mengawali keterangannya, Kamis (25/6).

Pemerintah dan TNI AD bekerja sama membangun jembatan gantung. Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Menurut Teddy, kehadiran jembatan di wilayah yang selama puluhan tahun terpisahkan oleh sungai dapat mengubah kehidupan masyarakat. Karena itu, Presiden Prabowo Subianto mendorong pembangunan jembatan gantung guna mewujudkan konektivitas yang lebih cepat, aman, dan merata hingga ke pelosok Indonesia.

"Di banyak wilayah yang selama puluhan tahun terpisahkan oleh sungai, kehadiran sebuah jembatan dapat mengubah kehidupan masyarakat. Melalui program pembangunan jembatan gantung, Presiden Prabowo mendorong konektivitas yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih merata hingga ke pelosok Indonesia," ujarnya.

Pemerintah dan TNI AD bekerja sama membangun jembatan gantung. Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Teddy juga menjelaskan, pembangunan jembatan terus dipercepat melalui sinergi antara pemerintah, TNI AD, dan masyarakat setempat.

"Kini, melalui kerja sama pemerintah, TNI AD dan masyarakat, jembatan-jembatan baru pun terus hadir, menghubungkan wilayah-wilayah yang selama bertahun-tahun terpisahkan oleh sungai dan medan yang sulit dijangkau," lanjutnya.

Menurutnya, pemerintah menargetkan sebanyak 2.500 jembatan gantung selesai dibangun pada Agustus 2026. Pembangunan kemudian akan terus dipercepat hingga mencapai target 5.000 jembatan pada akhir tahun mendatang.

Pemerintah dan TNI AD bekerja sama membangun jembatan gantung. Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Lebih lanjut, Teddy menuturkan bahwa manfaat pembangunan jembatan gantung dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan jembatan juga meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan berbagai fasilitas publik lainnya.

"Dengan hadirnya jembatan gantung, anak-anak tidak lagi harus menyeberangi sungai untuk bersekolah, dan masyarakat dapat mengakses berbagai fasilitas publik dengan lebih mudah dan aman," ungkapnya.

Pemerintah dan TNI AD bekerja sama membangun jembatan gantung. Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Lebih jauh, Teddy menuturkan jembatan memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar sarana penghubung antarwilayah.

"Bagi anak-anak yang harus berangkat sekolah setiap hari, jembatan bukan hanya penghubung dua tepi sungai. Jembatan adalah penghubung menuju masa depan," kata dia.