Seskab Teddy soal Reshuffle Kabinet: Tunggu Saja, Nanti Bapak Presiden Ceritakan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat menyambut kunjungan bilateral PM Jepang di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/1/2025). Foto: Bay Ismoyo/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat menyambut kunjungan bilateral PM Jepang di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/1/2025). Foto: Bay Ismoyo/AFP

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya merespons soal isu reshuffle Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo.

Teddy mengatakan, reshuffle kabinet tinggal menunggu waktu.

"[Reshuffle] Tunggu saja," kata Teddy kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4).

Saat ditanya apakah reshuffle akan dilakukan di bulan ini, Teddy mengatakan Presiden Prabowo Subianto yang akan langsung menjelaskan.

"Nanti Bapak Presiden yang akan menceritakan," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) bersiap melantik Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menilai wacana reshuffle kabinet di tengah memanasnya geopolitik internasional sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden Prabowo Subianto.

Doli menegaskan, presiden yang paling mengetahui kebutuhan kabinet dalam menghadapi situasi global saat ini.

“Ya, pertama saya sih kalau kembali, ya pasti jawabannya standar, kalau yang namanya reshuffle kabinet itu kan kewenangan mutlak atau, apa namanya, hak prerogatif, privilege-nya Pak Presiden, Pak Prabowo, gitu lho,” kata Doli di DPR, Senin (6/4).

Menurut dia, hanya Presiden yang dapat menilai apakah reshuffle dibutuhkan atau tidak.

“Nah, tentu beliau yang paling bisa menilai, ya, apakah situasi apa pun yang dihadapi, termasuk situasi geopolitik internasional sekarang ini, punya dampak terhadap Indonesia sehingga memang harus kemudian diambil langkah-langkah, termasuk soal reshuffle. Itu yang paling tahu Pak Prabowo,” ujarnya.