Setelah 24 Kali Merampok, Akhirnya Nurul Ain Takluk pada Tim Cobra

Nurul Ain (50) tahun dikenal sebagai perampok licin. Sudah berkali-kali merampok, jejaknya tak terendus. Polisi sempat kesulitan melacak dan menangkap Nurul Ain.
Tapi sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya Nurul Ain takluk juga pada tim Cobra Polres Lumajang.
Warga Selokgondang, Sukodono, Lumajang ini ditangkap pada 3 Juli lalu setelah tak lama melakukan aksinya di sebuah rumah di Lumajang. Saat diperiksa tim Cobra dia mengaku sudah 24 kali melakukan perampokan.
"Dalam interogasi terhadap tersangka, dia mengaku setiap aksinya dilakukannya sendirian dan acak dalam memilih rumah sebagai targetnya. Saat Tersangka menemukan rumah yang dapat dimasuki barulah dia akan bekerja pada malam harinya. Total sudah melakukan aksi 27 kali dimana 24 berhasil dan 3 kali gagal tidak membawa hasil," beber Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban dalam keterangannya, Selasa (23/7).
Setiap kali melancarkan aksinya, Nurul Ain selalu membawa celurit untuk menakut-nakuti korbannya.
"Tersangka bekerja pada pukul 01.00 WIB dini hari dan hanya butuh waktu 1 hingga 2 jam sampai berhasil mendapatkan motor curian. Dengan berbekal kunci obeng, tersangka mencongkel jendela rumah korban. Selanjutnya sepeda motor yang berhasil di ambilnya akan langsung diantar kerumah Sugeng (DPO) warga Desa Kali Glagah Kec Sumber baru Kec Jember," urai Arsal.
Pengakuan Nurul Ain, sudah ada 24 motor yang dikirim ke Sugeng. Sepeda motor tersebut rata-rata dihargai sekitar Rp 1 - 2 juta oleh Sugeng.
"Semoga dengan tertangkapnya Nurul Ain, bisa menurunkan kejadian curanmor di wilayah Lumajang. Karena dia cukup profesional dan lihai dalam menjalankan aksinya. terbukti dari 27 kali perampokan yang dilakukan, 24 kali berhasil membawa kabur motor korban," harap Arsal.
Sedang Sugeng yang menjadi penadah motor curian, sudah digerebek rumahnya di Jember. Tapi dia berhasil kabur.
"Ada 8 motor hasil kejahatannya yang kami sita yang disembunyikan di kebun kopi belakang rumahnya. Sugeng ini juga terkait dengan Rohmad, pelaku begal sadis yang sudah kami tangkap beberapa bulan yang lalu, di mana 9 kendaraan curiannya semuanya dilempar ke Sugeng. Jadi sampai saat ini ada 33 motor TKP Lumajang yang dikirim ke Sugeng," jelas Arsal.
Perlu di ketahui bahwa, dalam penggerebekan kerumah Sugeng Kolaborasi antara Tim Cobra Polres Lumajang dan Resmob Polres Jember mengamankan total ada 9 motor. 8 motor dibawa oleh Tim Cobra Polres Lumajang karena terkait dengan TKP di Lumajang, Sedangkan 1 motor dibawa oleh Resmob Polres Jember karena hasil interogasi, tidak terkait TKP di Lumajang sehingga secara hukum akan di tindaklanjuti oleh Polres Jember.
