Setelah Bangun Gedung Tertinggi, Kini Uni Emirat Arab Akan Bangun Gunung

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Burj Khalifa, Dubai  Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Burj Khalifa, Dubai Foto: Shutter Stock

Uni Emirat Arab (UEA) memang tak asing lagi dengan mega proyek ambisiusnya. Tengok saja Burj Khalifa yang kini jadi gedung tertinggi di dunia setinggi 828 meter. Atau Palm Jumeirah, kawasan pulau buatan di pesisir Dubai yang berbentuk pohon palm mewah.

com- Ammar Zoni dan Edho Zell sky diving di The Palm Jumeirah Foto: Dok. Dubai Tourism
zoom-in-whitePerbesar
com- Ammar Zoni dan Edho Zell sky diving di The Palm Jumeirah Foto: Dok. Dubai Tourism

Belum puas dengan itu semua, kini UEA berencana membangun gunung demi merangsang timbulnya hujan. Mengingat curah hujan di negara tersebut sangat kecil. Setiap tahun hujan hanya turun beberapa hari saja. Bahkan saat musim panas dan suhu mencapai rata-rata 43 derajat Celcius, sering tak muncul hujan sama sekali.

Dikutip dari Washington Post yang menilik dari Arabian Business, rencana ini telah digaungkan sejak 2016. UEA berkonsultasi dengan para ahli dari National Center for Atmospheric Research (NCAR) yang berbasis di AS.

“Apa yang kami lihat pada dasarnya adalah mengevaluasi efek cuaca melalui jenis gunung, seberapa tinggi seharusnya, dan bagaimana lereng seharusnya,” ujar Roelof Bruintjes dari NCAR pada 2016 lalu.

Ilustrasi Gunung Merapi Foto: Kelik Wahyu/kumparan

Bruintjes menyebut, saat udara lembab mencapai gunung, udara itu dipaksa naik dan mendinginkannya. Lalu udara mengembun dan berubah menjadi cair, yang kemudian bisa turun sebagai hujan. Ini secara umum berarti bahwa curah hujan akan terjadi di daerah pegunungan yang menghadap angin sedangkan di sisi lain gunung akan lebih kering.

instagram embed

Sementara Bloomberg menyebut, UEA menggelontorkan dana 400.000 USD atau setara 5,8 miliar rupiah untuk riset pembangunan gunung tersebut. Sejumlah pakar menilai proyek itu terlalu ambisius. Tapi bagi UEA, hujan sangat penting karena jumlah air di negara itu kini semakin terbatas.