Setelah Jual Saham Baru, Utang BUMI Berkurang Jadi Rp 21,28 Triliun

Perusahaan tambang yang terafiliasi dengan Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) telah menyelesaikan proses rights issue (jual saham baru). Emiten tambang batu bara ini merilis saham baru dan obligasi wajib konversi (OWK) sebesar US$ 2,6 miliar atau Rp 35,07 triliun. Sebagian besar rights issue dan OWK tersebut diserap para pembeli siaga, yakni kreditur BUMI.
Mengutip riset Binaartha Sekuritas, Senin (31/7), dalam surat Ficomindo kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Penawaran Umum Terbatas V itu, BUMI melepas 28,74 miliar saham biasa seri B dan 8,45 triliun unit OWK. Aksi korporasi itu telah dilaksanakan per 14 Juli 2017 hingga 20 Juli 2017.
Dari pelaksanaan rights issue itu, pemegang saham publik hanya menyerap 4,95 juta saham baru BUMI atau 0,017 persen dari total saham yang diterbitkan. Mayoritasnya diserap pembeli siaga.
Lalu, dari jumlah OWK yang dilaksanakan berdasarkan HMETD, hanya sebesar 4,7 miliar unit OWK atau sekitar 0,05 persen yang diserap pemegang saham. Sehingga, pembeli siaga mengambil 8,45 triliun unit dengan pemesanan tambahan 1,4 juta unit OWK.
Dengan begitu, saat ini saham BUMI bertambah menjadi 65,38 miliar saham dari sebelumnya berjumlah 36,63 miliar saham.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava mengatakan, rights issue ini sekaligus menandakan proses restrukturisasi utang BUMI US$ 2,6 miliar sukses dilaksanakan. Sehingga, total utang BUMI yang sebelumnya mencapai US$ 4,2 miliar atau sekitar Rp 55,86 triliun (kurs Rp 13.300), kini akan berkurang 61 persen menjadi US$ 1,6 miliar atau sekitar Rp 21,28 triliun.
Menurut dia, hasil pemangkasan utang ini akan mulai terefleksi pada laporan keuangan kuartal III-2017. Ekuitas BUMI juga diharapkan menjadi positif.
Pada perdagangan kemarin (28/7), harga saham BUMI naik 9,15 persen menjadi Rp 358 per saham. Akan tetapi hari ini (31/7), harga saham BUMI turun 16 poin (4,47 persen) ke level Rp 342.
Rekomendasi Saham:
Kami merekomendasikan trading sell (daily). Support Rp 334-340. Resistance Rp 356-360.
