Shinzo Abe Akhiri Jabatan Perdana Menteri: Saya Berutang pada Rakyat Jepang

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Shinzo Abe saat mengundurkan diri. Foto: JIJI PRESS/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Shinzo Abe saat mengundurkan diri. Foto: JIJI PRESS/AFP

Dengan terpilihnya Yoshihide Suga, per Rabu (16/9) Shinzo Abe resmi mengakhiri tugasnya sebagai Perdana Menteri Jepang.

Abe adalah PM paling lama berkuasa dalam sejarah. Selama hampir satu dekade Abe memimpin Jepang. Dia mundur karena kondisi kesehatan memburuk. Radang usus yang diidapnya kambuh.

Sebelum Suga ditetapkan oleh parlemen Jepang jadi PM baru, Abe sempat memberikan kata-kata terakhir.

Konferensi Pers pengunduran diri PM Jepang, Shinzo Abe. Foto: Paul Robichon/Reuters/Pool

"Saya memberikan seluruh tenaga saya dan saya mengakhiri masa bakti dengan rasa bangga," kata Abe seperti dikutip dari AFP.

"Saya berutang segalanya kepada warga Jepang," sambung Abe.

Setelah mundur, Abe masih akan duduk di parlemen. Diprediksi Abe akan tetap melakukan berbagai tugas diplomatik dalam peranannya sebagai anggota parlemen.

kemenangan Yoshihide Suga jadi pemimpin partai penguasa Jepang. Foto: Eugene Hoshiko / POOL / AFP

Sementara itu, Suga berjanji akan melanjutkan kebijakan Abe. Kedua orang ini -- Suga berusia 71 tahun dan Abe 65 tahun -- dikenal bersahabat.

Saat Abe memerintah Suga menjabat Sekretaris Kabinet. Suga disebut-sebut pula pembisik utama Abe.

embed from external kumparan

Suga sendiri telah mengindikasikan kabinetnya akan diisi oleh wajah lama kabinet Abe. Orang penting seperti Menkeu Taro Aso and Menlu Toshimitsu Motegi akan dipertahankan.

Adik angkat Shinzo Abe, Nobuo Kishi, kemungkinan besar masuk kabinet. Ia diprediksi menjadi Menhan baru Jepang.