News
·
22 Juli 2021 13:34
·
waktu baca 3 menit

Siapa Mau Tiru? Dian Sastro Donasi Rp 30 Juta untuk Buruh Gendong di Yogyakarta

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Siapa Mau Tiru? Dian Sastro Donasi Rp 30 Juta untuk Buruh Gendong di Yogyakarta (368670)
searchPerbesar
Dian Sastro. Foto: Giovanni/kumparan
Wabah corona yang mewabah di Indonesia berdampak pada semua lapisan masyarakat. Tak terkecuali para buruh gendong di pasar-pasar tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penghasilan mereka menurun drastis terlebih di saat PPKM Darurat dan level 4 ini.
ADVERTISEMENT
Kondisi ini membuat M Berkah Gamulya bersama rekan-rekannya terpanggil. Dia kemudian menginisiasi Dapur Umum Buruh Gendong Perempuan Yogyakarta sejak pertengahan tahun 2020 ini.
Di tengah kondisi yang semakin mencekik rakyat kecil ini, artis Dian Sastrowardoyo ternyata juga turut mengulurkan tangannya ke Dapur Umum Buruh Gendong Perempuan Yogyakarta. Dia berdonasi sebesar Rp 30 juta beberapa waktu ini.
"Iya jadi itu donasi di kitabisa.com itu bisa dilihat oleh siapa pun jadi semua orang bisa lihat. Kami mengetahuinya juga karena itu kampanye kami penggalangan dana kami. Kami ngecek rutin setiap hari lalu terbaca saja Dian Sastro, tidak pakai anonim pakai nama yang jelas. Transfer berdonasi Rp 30 juta itu yang lalu kami sampaikan ke publik," ujar Mulya melalui sambungan telepon, Kamis (22/7).
ADVERTISEMENT
Lanjutnya, mendapati hal tersebut Mulya kemudian menyampaikan ucapan terima kasih melalui media sosial. Meski pun sebelum dan sesudah mereka juga tidak berkomunikasi dengan Dian Sastro.
"Tapi Mbak Dian Sastro kan dikenal seperti itu ya low profile, humble. Dia tidak perlu konfirmasi ini segala macam. Dari dulu dia aktivis juga senang membantu siapa pun terutama yang terkait dengan perempuan," ujarnya.
Mulya mengatakan bahwa para ibu-ibu dan mbah-mbah buruh gendong juga berterima kasih atas donasi yang diberikan Dian Sastro.
"Para relawan dapur umum beserta ibu-ibu dan mbah-mbah buruh gendong mengucapkan terima kasih banyak kepada Dian Sastro atas donasinya yang luar biasa. Dian Sastro memang dikenal sejak dulu sebagai salah satu selebriti yang peduli sosial, sering membantu tanpa pamrih," ujarnya
ADVERTISEMENT
Lebih jauh, Mulya bercerita bahwa selama pandemi ini pendapatan buruh gendong turun drastis. Sebelum pandemi mereka bisa mengantongi Rp 50 ribu per hari. Tapi saat pandemi paling banyak hanya Rp 25 ribu.
"Ada yang siang-siang baru dapat Rp 5 ribu, Rp 7 ribu. Ya menurun tajam," ujarnya.
Sementara itu donasi yang masuk ke Dapur Umum Buruh Gendong Perempuan Yogya terus dimanfaatkan untuk diolah jadi makanan. Makanan tersebut setiap harinya disalurkan ke buruh gendong di pasar.
"Dapur kami sejak oktober atau di kitabisa.com November 2020. Saldo di sana sekarang total dari November sampai saat ini Rp 217 juta. Selama 8 bulan ini kita cairkan beberapa, cairkan beberapa mungkin sekarang (tinggal) setengahnya," katanya.
ADVERTISEMENT
"Donasi dari ribuan orang baik ini kami olah dalam bentuk makanan. Sejak Oktober kita masak untuk makan siang mereka di 4 pasar," jelasnya.
Setidaknya ada 200-an buruh gendong di Pasar Beringharjo, Giwangan, Gamping, dan Kranggan yang menerima makan ini. Lauknya pun bermacam-macam, setiap hari ganti menu.
"Sempat 294 porsi per hari. Tapi sekarang ini karena pasar semakin sepi buruh gendongnya semakin sedikit. Sekarang 219 porsi di 4 pasar," ujarnya.
Makan kepada buruh gendong itu dikirim setiap Senin sampai Jumat. Setiap pagi para relawan memasak di Banguntapan, Bantul, DIY. Setelah matang, makanan di antar ke pasar-pasar.
"Dampaknya lebih besar dari nasi kotak. Ada psikologi, ada keamanan, ada penghematan yang bisa dihitung sebulan ke depan," katanya.
ADVERTISEMENT
Khusus PPKM Darurat dan Level 4 ini, mereka juga turut menyediakan makanan bagi 100 tenaga kesehatan di RSUP Dr Sardjito. Selain itu beberapa orang yang isoman juga diberikan bantuan.
"Khusus PPKM darurat jadi ini emergency ya. Sardjito butuh bantuan untuk nakes untuk penunggu pasien, untuk petugas kami suplai makan malamnya 100 porsi. Kelompok minoritas isoman juga kita suplai makan 25 per hari," ujar dia.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020