Sidang Pertama Penabrak Keluarga Muslim di Kanada, Pelaku Hadir Lewat Zoom

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sketsa wajah Nathaniel Veltman selama penampilan pengadilan di London, Ontario, Kanada. Foto: Pam Davies/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Sketsa wajah Nathaniel Veltman selama penampilan pengadilan di London, Ontario, Kanada. Foto: Pam Davies/via REUTERS

Pelaku penabrak keluarga Muslim di Kanada, Nathaniel Veltman, hadir dalam persidangan pertamanya pada Selasa (10/6/2021). Perbuatan keji Veltman menyebabkan empat orang satu keluarga tewas.

Veltman tidak hadir secara langsung di ruang sidang. Karena pandemi COVID-19, Veltman dihadirkan lewat Zoom.

Pria 20 tahun itu hanya hadir selama lima menit. Dikarenakan larangan publikasi sesuai aturan berlaku di Kanada, detail dari persidangan pertama tak diungkap ke publik.

Sketsa wajah Nathaniel Veltman selama penampilan pengadilan di London, Ontario, Kanada. Foto: Pam Davies/via REUTERS

Kepala Polisi London Steve Williams menyebut, untuk saat ini memang informasi mengenai sidang hanya bisa sedikit diungkap ke publik. Sebab, proses persidangan wajib dijaga integritasnya.

"Kami harus melindungi informasi untuk memastikan proses persidangan tidak ternoda dengan apa yang kami lakukan dan katakan," ucap Williams seperti dikutip dari Reuters.

Veltman sebelumnya sudah dijatuhi empat dakwaan, termasuk pembunuhan tingkat satu dan upaya pembunuhan.

Rencana persidangan lanjutan terhadap Veltman akan digelar pekan depan.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengheningkan cipta di luar Masjid Muslim London, di London, Ontario, Kanada, Selasa (8/6). Foto: Nathan Denette/Pool via REUTERS

Perbuatan biadab Veltman dilakukan di Kota London, Provisi Ontario, Kanada. Dengan truk, Veltman menabrak sekeluarga Muslim keturunan Pakistan yang sedang jalan sore.

Empat dari lima orang yang ditabrak tewas. Hanya satu yang selamat, yaitu anak berusia 9 tahun, namun tengah dirawat intensif di rumah sakit.

Dari investigasi, motif Veltman menabrak keluarga tersebut adalah kebencian terhadap warga Muslim.

kumparan post embed