Simba Si Singa dan Lola Si Beruang yang Ikut Menjadi Pengungsi

Serangan pasukan Irak merebut kembali sebagian Kota Tua yang tersisa dari militan ISIS terus berlanjut. Pertempuran untuk merebut kembali kota yang menjadi benteng terakhir ISIS di Irak itu telah memasuki bulan ke-7.
Pasukan Irak yang didukung oleh para penasihat, artileri, dan dukungan udara AS, telah berhasil menguasai bagian timur dan sebagian bagian barat Mosul. Sekarang mereka fokus ke Kota Tua.

Perang yang tak kunjung henti ini tidak hanya membuat puluhan ribu warga Mosul mengungsi, para kaum rimba di kebun binatang Mosul pun ikut menderita. Akibat bombardir senjata antara pasukan Irak dan ISIS, kebun binatang itu porak poranda dan terbengkalai.
Sejumlah binatang berhasil keluar dari kandangnya yang rusak, sebagian lainnya mati kelaparan dan hanya menyisakan dua pejuang hidup yakni singa bernama Simba dan Beruang bernama Lola.

Dilansir Reuters, keduanya berhasil diselamatkan oleh organisasi pecinta hewan, Four Paws, yang membawa mereka mengungsi ke sebuah pusat penangkaran dan rehabilitasi hewan di kota Amman, Yordania bernama "New Hope" pada Selasa (13/4).
Kondisi Simba dan Lola pun membaik setelah sempat mengalami penurunan berat badan drastis dan infeksi paru-paru serta kulit. Sebelum dapat memasuki negara Yordania, keduanya harus menunggu di kawasan perbatasan selama 12 hari karena belum mendapat izin dari pemerintah Yordania untuk memasuki negara tersebut.

"Mereka dalam jurang kematian. Namun sekarang mereka mampu bergerak dan menambah berat badan. Secara fisik mereka telah membaik," kata Amir Khalil, relawan dari Four Paws.
Simba dan Lola akan menjalani masa rehabilitasi sebelum dipindahkan ke penangkaran yang lebih besar setelah kesehatan mereka stabil kembali.
