Sindiran Cak Imin: Kemuliaan Itu karena Karakter, Bukan Keturunan
·waktu baca 2 menit

Cawapres Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, sedang melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci. Ia berangkat usai debat capres putaran pertama yang digelar Selasa (12/12) malam dan rencananya akan pulang pada Minggu (17/12) besok.
Dalam video yang ia unggah, Cak Imin tampak sudah sampai ke Makkah. Ia lalu menjawab pertanyaan dari seseorang yang meminta kata-kata hari ini dari Cak Imin.
"Assyarofu bil adabi la binnasabi, bahwa kemuliaan itu karena karakter, bukan karena keturunan. Gak bahaya tah," ucap Cak Imin sambil tersenyum dalam video yang dilihat Rabu (13/12).
Sindiran soal keturunan itu seringkali dikaitkan dengan cawapres Koalisi Indonesia Maju (KIM), Gibran Rakabuming Raka, yang merupakan anak sulung Presiden Jokowi. Di Pilpres 2024, Gibran bisa maju sebagai cawapres dari Prabowo Subianto setelah MK mengubah syarat pendaftaran capres-cawapres.
Namun sebenarnya, seluruh capres-cawapres lainnya pun bukan berasal dari keluarga sembarangan. Prabowo Subianto adalah anak pakar ekonomi dan politik, Sumitro Djojohadikusumo, yang pernah menduduki sejumlah jabatan menteri baik di Orde Lama maupun Orde Baru.
Cak Imin adalah keponakan jauh dari jalur ibu Presiden ke-4 Indonesia, Abdurrahman Wahid, alias Gus Dur. Sedangkan capresnya, Anies Baswedan, adalah cucu pahlawan nasional Abdurrahman Baswedan.
Capres Ganjar Pranowo adalah anak seorang perwira polisi, sedangkan cawapresnya, Mahfud MD, adalah anak pegawai pemerintahan. Meski begitu, ayah Ganjar dan Mahfud sama-sama bekerja di tingkat kecamatan di wilayah masing-masing.
